PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Pilgub Kepri, Soerya Masih Setia Tunggu Ansar dan Nurdin
Oleh : Ahmad Rohmadi
Senin | 16-03-2015 | 09:28 WIB
nurdin-soerya-ansar.jpg honda-batam

BATAMTODAY.COM, Batam - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kepulauan Riau (Kepri) akan mengusung Soerya Respationo dalam pilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kepri Desember mendatang, namun sampai hari ini belum juga memutuskan pendamping untuk sang wagub Kepri incumbent tersebut.

Soerya merupakan bakal calon tunggal yang akan diusung PDIP untuk maju di Pilgub Kepri nanti, dan Soerya sendiri sepertinya juga masih setia menunggu dua kader Partai Golongan Karya (Golkar) Ansar Ahmad dan Nurdin Basirun.

"Sampai saat ini masih menunggu pak Ansar atau pak Nurdin, tapi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang akan memutuskan. Sampai saat ini masih dua nama itu," kata Soerya usai menghadiri pelantikan pengurus Repdem Kepri dan Batam di Aula Hotel PIH Batam Center, Minggu (15/3/2015).

Saat disinggung antara Ansar dan Nurdin yang akan berpeluang lebih banyak untuk dipilihnya, lagi ia katakan bahwa semua keputusan ada pada DPP meskipun dari DPD yang merekomendasikan nama calon yang akan menjadi wakilnya. "Yang kami rekomendasikan ke DPP tidak satu nama saja, jadi tetap DPP yang berhak memutuskan," jelas Soerya lagi.

Selain menunggu keputusan Golkar, Soerya katakan juga masih menunggu dari keputusan partai politik lainnya, seperti NasDem, Hanura, PKB, PKS, dan PKPI dimana partai-partai tersebut juga masih melakukan penjajakan dan penjaringan sebelum memutuskan secara resmi gabung atau tidaknya dengan PDIP. (Baca: DPP PDI Perjuangan Segera Keluarkan Rekomendasi untuk Soerya Respationo)

Sedangkan untuk Partai Golkar sendiri, kekisruhan dalam kepengurusan internal di pusat diduga menjadi penyebab kenapa partai berlambang beringin tersebut belum memilih antara Ansar dan Nurdin untuk maju bersama PDIP, padahal Soerya menyebutkan partainya akan berkoalisi dengan Golkar sudah sejak lama.

Editor: Dodo