PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Data Kependudukan Disdukcapil Kepri Selisih 230 Ribu Jiwa dengan Kemendagri
Oleh : Charles Sitompul
Rabu | 04-03-2015 | 08:18 WIB
KTP-e.jpg honda-batam
Foto ilustrasi/net

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kepulauan Riau belum menyerahkan daftar penduduk pemilih potensial pemilu (DP4) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal itu disebabkan adanya perbedaan data jumlah penduduk yang berselisih 230 ribu jiwa antara Disdukcapil dan hasil verifikasi pengurusan e-KTP yang dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

DP4 sendiri merupakan data awal yang penting sebagai tindak lanjut proses penyusunan daftar pemilih sementara (DPS) dan daftar pemilih tetap (DPT) untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) pada Desember 2015 mendatang.

"Akibat perbedaan data riil berdasarkan verifikasi dan pemutakhiran yang kita lakukan di Disdukcapil, terdapat perbedaan 230 ribu dari 2.086.000 orang di Kepri pada pemilu legislatif dan Presiden. Sementara data di Kemendagri hanya 1.800.000 orang," kata Marwan, Kepala Disdukcapil Provinsi Kepulaulan Riau, kepada pewarta di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (3/3/2015).

Oleh karena itu, imbuh Marwan, sebelum DP4 diserahkan ke KPU, Disdukcapil akan melakukan rapat koordinasi dan memverifikasi ulang data jumlah penduduk di masing-masing kabupaten/kota. Hasil verifikasi itu selanjutnya akan dilaporkan ke Kemendagri.

"Kami akan koordinasikan dan verifikasi kembali dengan Disdukcapil kabupaten/kota mengenai data penduduk riil Kepri d ilapangan dan selanjutkan akan kami dikoordinasikan dengan Kemendagri," jelasnya..

Menurutnya, adanya perbedaan jumlah penduduk ini disebabkan adanya perekaman data ganda oleh masyarakat. Data ganda itu langsung dihapus di Kemendagri, sementara yang bersangkutan masih berada dan terdaftar sebagai masyarakat Kepri. (*)

Editor: Roelan