PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Ingin Terus Berbuat untuk Kepri

Sani Tak Dekati Partai Golkar Karena Ansar Punya Kepentingan
Oleh : Charles Sitompul
Selasa | 27-01-2015 | 11:44 WIB
gubernur-kepri-muhammad-sani.jpg honda-batam
Gubernur Provinsi Kepri Muhammad Sani.

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Gubernur Provinsi Kepri Muhammad Sani telah membulatkan tekatnya untuk maju dalam Pemilihan Gubernur 2015. Namun dia mengaku tak mendekati Partai Golkar, lantaran ketua partai itu, Ansar Ahamd, juga punya kepentingan politik.

"Saya tidak melakukan pendekatan dengan Golkar, karena mereka punya kepentingan serta visi dan misi yang lain. Saya sadar itu, hingga saya juga mencari kawan," kata Sani di Tanjungpinang, Senin (26/1/2015).

Sani menyebut hingga saat ini dirinya masih aktif sebagai pembina Partai Golkar dan tetap berkomunikasi baik dengan partai ini. Namun dirinya lebih banyak melakukan komunikasi politik dengan parpol lain di parlemen, walau dia tahu bahwa partai berlambang pohon beringin itu memiliki delapan kursi di DPRD Kepri.

Disinggung usianya yang sudah kepala tujuh, Sani yang mengaku akan segera mengundurkan diri ini, mengatakan dia selalu mengukur kemampuannya, dan dirinya yakin sehat sehingga membulatkan tekat untuk maju di Pilgub 2015.

"Empat tahun yang lalu isu itu juga sudah digulirkan, tetapi saya selalu optimis, karena kalau filsuf bahasanya mengatakan 'kalau Anda masih bersemangat, energik dan optimis, berarti Anda belum merasa tua'," ujarnya.

Sani lalu membandingkan umurnya dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang tak terlalu berbeda dengan dirinya dan masih bersemangat kendati mengemban tugas sebagai Wakil Kepala Negara yang mengurus seluruh Indonesia,

Mengenai motivasi dan tujuanya akan maju kembali pada Pilgub mendatang, suami dari Hj. Aisyah ini mengaku ingin terus berbuat dengan tulus dan cintanya pada masyarakat Kepri. Karena selain masih banyak hal yang harus dilakukan, sejumlah ide dan impiannya dalam membangun Kepri dalam lima tahun terakhir dirasa belum cukup. 

"Saya ingin terus bekerja, dengan tulus dan cinta. Aku budak sini, dan ingin berbuat dengan daerah ini. Masih banyak hal yang harus saya lakukan lagi. Khususnya melanjutkan pembangunan yang sudah kita buat dan laksanakan, Di bidang pemenuhan pelayanan dasar, konektivitas harus diselesaikan, program pengelolaan kelautan dan perikanan dalam konsep maritim harus terus kita kembangkan," tutur Sani.

Demikian juga di bidang pengentasan kemiskinan, yang dari 35 ribu menurut BPS masih menyisakan 6 persen warga miskin yang RTLH-nya, katanya, akan tetap diangun. Banyak ide dan gagasan lainnya yang akan kita buat. Tetapi semua itu, tergantung dari keinginan masyarakat," kata dia sembari menyebut lima tahun dirinya memimpin Kepri menjadi pondasi untuk berkuasa lagi di lima tahun ke depan.

"Bagi saya, kekuasaan adalah silaturahim dan selama ini saya juga tidak pernah punya lawan, hingga hal ini sangat membantu. Coba Anda lihat, dari dulu saya tidak pernah punya dan pengurus partai, tetapi sejumlah partai Alhamdulillah selalu mendukung saya. Kuncinya itu tadi, bekerja dengan hati yang tulus, hingga kita merasa memiliki," pungkasnya. 

Editor: Dodo