Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kisruh SMAN 14 Batam, Muslim Bidin Terancam Dicopot
Oleh : Gokli
Kamis | 26-09-2013 | 15:56 WIB
c78cd3a8ed3fc8fd320847ffcad63a6d.jpg Honda-Batam

PKP Developer

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin.

BATAMTODAY.COM, Batam - Carut-marutnya dunia pendidikan di Kota Batam belakangan ini membuat Wakil Wali Kota Batam, Rudi, gerah. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Muslim Bidin, pun terancam dicopot dari jabatannya.

Rudi mengatakan akan memberi teguran maupun sanksi keras berupa pencopotan jabatan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Muslim Bidin, terkait kisruh yang terjadi di SMA Negeri 14.


"Tergantung permasalahannya. Teguran tetap ada, sampai dengan pemberian sanksi keras, dan bisa jadi dicopot," kata Rudi, di Gedung DPRD Batam, hari ini.

Teguran yang akan disampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, kata Rudi, sudah mencakup teguran kepada Kepala SMAN 4. Sebab, kepala sekolah merupakan bawahan dari Dinas Pendidikan.

"Teguran itu sudah langsung kepada kepala sekolah melalui Dinas Pendidikan," ujarnya.

Namun, untuk mengetahui permasalahan sebenarnya, imbuhnya, kadisdik, kepala sekolah, guru dan siswa akan dipanggil ke kantor wali kota untuk didudukkan bersama.

Menurut Rudi, aksi protes siswa SMA N 14 Batam di gedung DPRD sudah disusupi pihak luar. "Siswa itu tidak mengerti apa-apa dan hanya dibawa-bawa saja," katanya.

Sementara itu, Aji Santoso, salah seorang siswa, mengaku, aksi protes yang mereka lakukan terhadap kepala SMAN 14, Bungasia, yang berujung pada aksi ke Gedung DPRD Batam, lantaran merasa terintimidasi. Bahkan, siswa itu menilai Bungasia disebut telah melakukan penyalahgunaan jabatan untuk melakukan pungutan liar (pungli) dan penyimpangan dana.

"Kami minta Kepala SMAN 14 Batam dicopot dan guru-guru yang dipindah ditarik kembali," pinta siswa ini. (*)

Editor: Dodo