Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Dinkes Anambas Pastikan Tahu Aman Dikonsumsi
Oleh : Emmi Wati
Kamis | 22-08-2013 | 14:42 WIB
anambas-kadinkes.jpg Honda-Batam
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas, Said Moh Damrie.

BATAMTODAY.COM, Tarempa - Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas memastikan jika tahu yang diproduksi oleh para pedagang masih aman dari bahan berbahaya untuk kesehatan.

"Untuk saat ini daerah kita masih aman untuk mengkonsumsi tahu. Pembuatan tahu di Anambas ini masih tergolong sehat dan belum ada kita temukan bahan pengawet seperti merkuri. Namun pengawasan tetap kita lakukan secara rutin," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas, Said Moh Damrie kepada wartawan, Kamis(22/8/2013).

Said menjelaskan, bahan makanan berupa tahu menurutnya merupakan salah satu makanan yang diawasi oleh pihaknya, khususnya untuk produk tahu yang dibuat di wilayah Tarempa dan sekitarnya.

"Bahan pengawet salah satunya formalin. Untuk tahu ada buat disini mayoritas kecil. Yang diawasi betul yang diproduksi disini, termasuk tahu. Untuk melakukan survei dilapangan khusus untuk pengawasan atau penggunaan bahan pengawet ada tim nya," ucapnya.

Said juga mengatakan, terdapat beberapa tindakan yang diambil. Untuk tindakan pertama lanjutnya, akan menutup tempat produksi tersebut bila terbukti menggunakan bahan yang tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi.

"Kalau ada kita bentuk itu tutup tindakan pertama, tidak boleh menggunakan untuk menggunakan formalin atau bahan sejenisnya. Langkah selanjutnya bukan tidak mungkin masuk ke ranah pidana bila terdapat korban," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Diserindagkop UKM Kabupaten Kepulauan Anambas, Ekodesi mengatakan, untuk bahan makanan seperti tahu serta beberapa bahan makanan lainnya didatangkan dari luar wilayah Anambas.

"Tugas kita salah satunya mengawasi barang beredar. termasuk kadaluarsa dari Disperindag. Untuk tahu kita rata-rata berasal dari pinang, selain diantaranya tempe dan toge. Lancarnya transportasi itu kan dari pinang. Ayam dan daging pakai es juga mayoritas berasal dari sana," ungkapnya.

Namun demikian, menurutnya untuk produk tahu yang didatangkan dari pinang layak untuk dikonsumsi. Hal ini menurutnya, karena telah mendapatkan pemeriksaan dari Tanjungpinang sebelum akhirnya dikirimkan ke beberapa wilayah di Anambas.

"Saya rasa untuk tahu di Anambas aman karena diperiksa di Tanjungpinang. Kalau pun untuk itu domainnya kesehatan, notabene BPOM minimal dari kesehatan yang mengandung bahan teknis, kita mengawasi barang beredar. Salah satu contohnya ayam," tutupnya.

Editor: Dodo