Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Dunia Bersatu Selamatkan Laut
Oleh : Dodo
Sabtu | 08-06-2013 | 11:18 WIB

NEW YORK - Hari ini dunia kembali menyerukan upaya perlindungan kelestarian lingkungan. Tanggal 8 Juni diperingati sebagai Hari Kelautan Dunia / World Oceans Day. Tema peringatan Hari Kelautan kali ini adalah “Bersama kita bisa melindungi laut” atau “Together we have the power to protect the ocean”.

Menurut data UNESCO, lebih dari 1000 spesies baru telah ditemukan di kawasan laut yang masuk dalam Daftar Warisan Dunia atau World Heritage List. Data ini dikumpulkan oleh portal keanekaragaman hayati laut milik UNESCO yaitu Ocean Biogeographic Information System (OBIS).

Konvensi Warisan Dunia tahun 1972 melindungi 46 wilayah kelautan di seluruh dunia dengan memertimbangkan faktor keindahan alam, fungsi ekologis, proses geologis serta kandungan keanekaragaman hayati yang tidak bisa ditemukan di wilayah lain.

Lebih dari 70 persen permukaan bumi adalah laut dan banyak dari warisan dunia yang berlokasi di laut. Menurut Alyssa Isakower, koordinator perayaan Hari Kelautan Dunia, setiap tahun semakin banyak masyarakat dan organisasi yang terlibat dalam upaya positif melindungi laut. “Kami berharap semua bisa merayakan Hari Kelautan ini dengan positif, dengan berbagi inspirasi dan pengetahuan mengenai laut menuju terciptanya bumi yang lebih aman dan sehat,” ujarnya dalam berita resmi World Oceans Day.

Lebih dari 250 acara akan dilaksanakan di seluruh dunia. Di London, akan ada konser musik, barbeque dan diskusi mengenai upaya mewujudkan masa depan laut yang berkelanjutan. Di Monterey, Amerika Serikat. Aquarium Monterey Bay merayakan ulang tahunnya yang keenam dengan menggelar konser musik dan berbagi informasi – juga makanan – mengenai cara pengelolaan sumber daya laut yang ramah lingkungan. Upaya ini untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manfaat laut bagi ekosistem di bumi dan bahwa danau, sungai dan laut adalah ekosistem yang saling terkait.

Australia akan menggelar kampanye online gaya baru di wilayah Terumbu Karang Besar atau Great Barrier Reef dengan mengadakan tur bawah laut yang akan disiarkan langsung melalui YouTube Live broadcast dan Google+ Hangout.

Di Terengganu, Malaysia, Malaysian Nature Society akan memberikan kursus gratis bagi penyelam dan snorkelers cara menikmati dan menjaga ekosistem kelautan. Akan ada aksi bersih-bersih pantai, edukasi dan eksplorasi ilmiah yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat atas ekosistem laut.

Di Jakarta, Indonesia, organisasi lingkungan WWF-Indonesia akan menggelar peringatan Hari Segitiga Terumbu Karang (Coral Triangle Day) yang jatuh sehari setelah peringatan Hari Kelautan Dunia, Minggu (9/6/2013).

Menurut WWF-Indonesia, Segitiga Terumbu Karang adalah kawasan laut dengan keanekaragaman hayati karang tertinggi di dunia. Kawasan ini mencakup 6 negara, yaitu Filipina, Indonesia, Kepulauan Salomon, Malaysia, Papua Nugini, dan Timor Leste.

Keberadaan kawasan perairan seluas 6 juta km2 ini sangat penting untuk melindungi keberlangsungan hidup planet bumi yang tengah menghadapi ancaman serius degradasi lingkungan, eksploitasi dan ancaman perubahan iklim.

Segitiga Terumbu Karang juga merupakan rumah bagi 76% spesies terumbu karang dunia, 6 dari 7 spesies penyu laut, dan sekitar 2,228 spesies ikan (termasuk salah satunya adalah ikan hiu). Secara spesifik, WWF-Indonesia akan menggelar kampanye #SOSharks (Save Our Sharks) yang mengangkat isu perlindungan hiu di Indonesia untuk memeringati Hari Terumbu Karang Dunia.

Selamat merayakan Hari Kelautan Dunia.

Sumber: hijauku.com