Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

22 Kloter Jemaah Haji Kembali ke Indonesia dari Sektor 5 Madinah
Oleh : Saibansah
Selasa | 23-06-2026 | 20:28 WIB
2306_Sekretaris-Sektor-5-Madinah.jpg Honda-Batam
Sekretaris Sektor 5 Madinah Irfan Lirisfana. (Foto: MCH PPIH Arab Saudi 2026)

BATAMTODAY.COM, Madinah - Proses pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua dari Sektor 5 Madinah terus berlangsung. Hingga Senin (22/6/2026), sebanyak 22 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan ke Indonesia dari total 44 kloter yang menjadi tanggung jawab sektor tersebut.

Sekretaris Sektor 5 Madinah Irfan Lirisfana mengatakan, jumlah kloter yang telah dipulangkan mencapai sekitar separuh dari total rombongan yang diterima dari Makkah. Sementara itu, 22 kloter lainnya masih menunggu jadwal kepulangan dalam beberapa hari mendatang.

"Pada gelombang kedua ini, Sektor 5 menerima sekitar 44 kloter. Hingga saat ini, sekitar 22 kloter telah berhasil diberangkatkan kembali ke Tanah Air," ujar Irfan.

Ia menjelaskan, proses pemberangkatan jemaah menuju bandara sejauh ini berjalan lancar tanpa hambatan yang signifikan. Kelancaran tersebut didukung oleh koordinasi dan sosialisasi yang dilakukan kepada ketua kloter beserta perangkatnya sebelum jadwal keberangkatan.

Menurut Irfan, petugas terlebih dahulu mengumpulkan para ketua kloter untuk memberikan penjelasan mengenai mekanisme pemberangkatan sehingga seluruh proses dapat berjalan sesuai prosedur.

Di sisi lain, pada hari yang sama Sektor 5 Madinah juga menerima kedatangan kloter terakhir dari Makkah, yakni BDJ 19. Rombongan tersebut dijadwalkan tiba sekitar pukul 14.00 waktu setempat dan menempati Hotel Manazil Al-Aswaf yang berada di wilayah kerja Sektor 5.

Selain menangani kedatangan dan kepulangan jemaah, petugas sektor juga terus memantau kondisi jemaah yang masih menjalani perawatan kesehatan. Irfan menegaskan, jemaah yang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) maupun rumah sakit di Arab Saudi tetap berada dalam pengawasan tim kesehatan.

Ia memastikan koordinasi antara petugas kesehatan sektor, KKHI, dan rumah sakit setempat terus dilakukan guna memastikan kondisi jemaah yang menjalani perawatan tetap terpantau hingga masa operasional haji berakhir.

Editor: Dardani