Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Pemulangan Jemaah Haji Tak Kalah Penting dari Puncak Haji
Oleh : Saibansah
Selasa | 02-06-2026 | 14:08 WIB
020606_penimbangan-barang-jemaah.jpg Honda-Batam
Koper jemaah haji Indonesia ditimbang dan dicek X-ray sebelum berangkat ke Indonesia. (Foto: MCH PPIH Arab Saudi 2026)

BATAMTODAY.COM, Jeddah - Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, meminta seluruh petugas haji Indonesia tetap menjaga kualitas pelayanan selama proses pemulangan jemaah ke Tanah Air yang telah dimulai sejak 1 Juni 2026.

Pesan tersebut disampaikan Dahnil saat melepas keberangkatan jemaah haji Indonesia di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, Senin (1/6/2026).

Menurut Dahnil, fase pemulangan merupakan tahapan yang sama pentingnya dengan pelaksanaan puncak ibadah haji. Karena itu, seluruh petugas diminta tetap siaga dan memberikan pelayanan optimal hingga seluruh jemaah tiba kembali di Indonesia.

Ia mengatakan, sebagian jemaah dari kelompok terbang (kloter) pertama telah tiba di Tanah Air dengan lancar. Sementara itu, puluhan kloter lainnya dijadwalkan kembali secara bertahap dalam beberapa hari ke depan.

“Harapannya seluruh proses pemulangan dapat berlangsung dengan baik hingga berakhirnya masa operasional haji tahun ini,” ujar Dahnil.

Dahnil mengingatkan bahwa berakhirnya rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) tidak berarti tugas pelayanan telah selesai. Menurut dia, masih banyak aspek yang perlu mendapat perhatian demi menjamin kenyamanan dan keselamatan jemaah selama perjalanan pulang.

Ia menilai masih ada anggapan bahwa tugas petugas haji berkurang setelah puncak ibadah selesai. Padahal, fase pemulangan justru menjadi salah satu tahapan krusial karena jemaah tetap membutuhkan pendampingan dan pelayanan hingga tiba di daerah asal masing-masing.

Karena itu, petugas diminta terus memastikan kelancaran layanan transportasi, akomodasi, serta konsumsi bagi jemaah yang masih berada di Tanah Suci sambil menunggu jadwal kepulangan.

Dalam kesempatan tersebut, Dahnil juga mengimbau jemaah agar mematuhi ketentuan maskapai penerbangan terkait barang bawaan. Ia meminta jemaah menata dan menyortir oleh-oleh maupun barang pribadi sejak berada di hotel untuk menghindari kendala saat proses pemeriksaan di bandara.

Menurut Dahnil, tradisi membawa buah tangan bagi keluarga dan kerabat merupakan hal yang baik. Namun, jemaah tetap perlu memperhatikan aturan penerbangan agar proses keberangkatan berjalan lancar dan tidak menimbulkan hambatan selama pemeriksaan.

Pemerintah berharap seluruh proses pemulangan jemaah haji Indonesia tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga kelompok terbang terakhir kembali ke Tanah Air.

Editor: Dardani