Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Konsultan Ungkap Rencana Tenor KPR Subsidi 40 Tahun Dukung Kepemilikan Rumah MBR
Oleh : Redaksi
Sabtu | 30-05-2026 | 20:08 WIB
Rumah-Subsidi1.jpg Honda-Batam
Rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Knight Frank Indonesia mengungkapkan rencana perpanjangan tenor KPR rumah subsidi sampai 40 tahun merupakan inovasi dalam mendukung program kepemilikan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Perpanjangan tenor KPR hingga 40 tahun menjadi salah satu inovasi untuk mendukung program kepemilikan rumah subsidi bagi MBR. Dengan ini, angsuran yang dibayarkan menjadi lebih murah dan mengurangi beban yang harus dibayarkan oleh MBR tersebut," ujar Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia Syarifah Syaukat di Jakarta, Sabtu (30/5/2026).

Menurut dia, saat ini angka backlog nasional masih berada di kisaran 43 juta rumah. Pemerintah melalui Kementerian PKP terus berinovasi untuk memberikan akses terhadap masyarakat untuk memiliki rumah yang layak huni.

Namun, perlu diketahui bahwa jangka waktu 40 tahun memerlukan komitmen yang panjang bagi pembeli. Penguatan regulasi perlu dilakukan untuk implementasinya.

Selain itu, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan lainnya seperti pengembang dan lembaga perbankan juga perlu dilakukan untuk mencapai kesepakatan dalam menjalankan program ini.

"Harapannya, KPR dengan tenor 40 tahun dapat menurunkan angka backlog nasional dan meningkatkan aksesibilitas MBR untuk memiliki unit rumah," katanya.

Sebagai informasi, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengungkapkan skema tenor cicilan KPR subsidi hingga 40 tahun yang bersifat pilihan dapat membantu masyarakat untuk memiliki rumah.

Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati mengatakan, skema tenor cicilan cicilan KPR subsidi hingga 40 tahun yang bersifat pilihan tersebut dalam tahap pembahasan bersama Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), perbankan.

Rencana skema tenor 40 tahun tersebut bersifat pilihan dan disesuaikan dengan kemampuan masyarakat. Artinya, masyarakat nanti akan memilih tergantung kemampuannya.

Sri mengatakan skema ini pastinya akan sangat membantu masyarakat yang dulu tidak punya mimpi untuk bisa memiliki kemampuan punya rumah, sekarang dengan dibuka dengan opsi tenor cicilan KPR subsidi hingga 40 tahun pastinya hal tersebut memungkinkan masyarakat untuk memiliki kemampuan bisa memiliki rumah.

Sumber: ANTARA

Editor: Yudha