Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Jumlah Hewan Kurban Meningkat, Bupati Karimun: Indikator Ekonomi dan Kesadaran Sosial Masyarakat Semakin Baik
Oleh : Freddy
Kamis | 28-05-2026 | 18:08 WIB
Kurban-Karimun2.jpg Honda-Batam
upati Karimun, Iskandarsyah menyerahkan hewan kurban. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Karimun - Pada Lebaran Idul Adha 1447 Hijriah, jumlah hewan kurban di Kabupaten Karimun mengalami kenaikan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan data sementara Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun per hari ini, Kamis (28/5/2026) tercatat jumlah hewan kurban mencapai 655 ekor sapi dan 908 ekor kambing. Sementara pada tahun 2025 lalu tercatat sebanyak 546 ekor sapi dan 845 ekor kambing.

Bupati Karimun, Ing. Iskandarsyah, menyampaikan rasa syukur dengan adanya peningkatan atau kenaikan jumlah hewan kurban pada lebaran Idul Adha 1447 Hijriah.

Menurutnya, angka kenaikan yang signifikan  tersebut bukan hanya sekadar statistik tahunan, tetapi juga mencerminkan tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam menjalankan ibadah dan berbagi kepada sesama.

"Alhamdulillah, kami menerima laporan dari Kepala Dinas Pangan dan Pertanian bahwa jumlah pemotongan dan penyaluran hewan kurban tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya," ujar Bupati Karimun.

Lebih lanjut,Iskandarsyah menyebutkan bahwa Jumlahnya kemungkinan akan bertambah lagi karena data ini masih bersifat sementara dan proses pendataan di lapangan masih berjalan, namun dari data yang sudah tercatat hari ini terlihat peningkatan yang sudah cukup signifikan.

Iskandarsyah menambahkan bahwa bagi Pemerintah Kabupaten Karimun meningkatnya jumlah hewan kurban pada lebaran Idul Adha tahun 2026 ini tidak hanya dilihat dari jumlah hewan kurban yang disembelih tetapi ini mencerminkan nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Menurut Bupati, meningkatnya jumlah hewan kurban juga dapat menjadi indikator membaiknya kondisi ekonomi masyarakat Karimun. Kemampuan masyarakat untuk ikut berkurban menunjukkan adanya peningkatan partisipasi sekaligus daya beli masyarakat.

"Kami melihat ini sebagai indikator meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menjalankan ibadah sunnah kurban. Di sisi lain, ini juga menunjukkan kondisi ekonomi dan pendapatan masyarakat Karimun yang semakin baik," jelasnya.

Namun di balik angka-angka tersebut, Bupati menilai ada makna yang jauh lebih penting, yakni semangat berbagi dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

"Yang paling utama bukan banyak atau sedikitnya jumlah hewan kurban, tetapi bagaimana kesadaran agama dan sosial masyarakat terus tumbuh. Melalui ibadah kurban, banyak saudara-saudara kita yang kurang mampu dapat ikut merasakan kebahagiaan di Hari Raya Iduladha," pungkasnya.

Editor: Yudha