Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Pamer Kemandirian Fiskal Capai 70 Persen, Andra Soni Ajak Wartawan Parlemen Promosikan Banten
Oleh : Irawan
Jumat | 08-05-2026 | 17:28 WIB
gedung_negara_banten.jpg Honda-Batam
Acara Forum Komunikasi dan Sosialisasi Kinerja DPR RI yang digelar di Rumah Dinas Gubernur Banten (Gedung Negara), Serang, Banten, Kamis (7/5/2026) sore

BATAMTODAY.COM, Jakarta-Gubernur Banten Andra Soni, menerima kunjungan silaturahmi Koordinator Wartawan Parlemen (KWP) DPR RI dalam acara Forum Komunikasi dan Sosialisasi Kinerja DPR RI yang digelar di Rumah Dinas Gubernur Banten (Gedung Negara), Serang, Banten, Kamis (7/5/2026) sore.

Dalam sambutannya, Andra Soni menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Provinsi Banten sebagai lokasi kegiatan gathering tahun ini.

Ia berharap kehadiran para jurnalis yang bertugas di lingkup pusat tersebut dapat membawa dampak positif bagi pemberitaan dan kebijakan nasional terkait Banten.

"Sebuah kehormatan bagi kami menerima kehadiran teman-teman wartawan parlemen. Tulisan Bapak dan Ibu sangat mempengaruhi kebijakan-kebijakan di pemerintah pusat. Semoga kehadiran ini bisa membawa informasi positif tentang Banten," ujar Andra Soni.

Di hadapan para jurnalis dan pejabat Sekretariat Jenderal DPR RI, Gubernur memaparkan perkembangan Banten di usianya menginjak ke-26 tahun.

Ia menyoroti letak strategis Banten yang berbatasan langsung dengan Jakarta, yang memicu pertumbuhan ekonomi dan investasi secara pesat.

Andra juga memperkenalkan Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) di Curug, Kota Serang, sebagai satu-satunya pusat pemerintahan terpadu di Pulau Jawa yang berdiri di atas lahan seluas 60 hektar.

"Provinsi Banten terus berusaha sejajar dengan provinsi lain di Indonesia. Kami sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin datang, baik untuk berwisata maupun berinvestasi," tambahnya.

Meski memiliki potensi luar biasa dengan garis pantai sepanjang hampir 1.000 kilometer di wilayah Utara dan Selatan, Andra Soni mengakui adanya tantangan besar pada aspek infrastruktur.

Menurutnya, pembangunan di wilayah Kabupaten Lebak dan Pandeglang masih memerlukan perhatian agar bisa setara dengan wilayah perkotaan di Banten.

Kemandirian Fiskal

Dalam kesempatan ini, Gubernur Banten, Andra Soni juga memaparkan capaian positif kinerja keuangan dan ekonomi Provinsi Banten.

Ia mengungkapkan bahwa tingkat kemandirian fiskal Provinsi Banten kini telah menyentuh angka 70 persen.

Andra menjelaskan, meskipun angka APBD Banten belum sebesar Jakarta, sebagian besar pembiayaan pembangunan daerah bersumber langsung dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Kemandirian fiskal kami mencapai 70 persen. Sumber APBD kami mayoritas berasal dari pajak yang dibayar masyarakat, dengan sumbangsih terbesar berasal dari pajak kendaraan bermotor di wilayah Tangerang Raya," ujar Andra Soni.

Selain kemandirian fiskal, mantan Ketua DPRD Banten ini juga membawa kabar baik mengenai pertumbuhan ekonomi daerah.

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) triwulan I-2026, ekonomi Banten tercatat tumbuh sebesar 5,64 persen.

Angka ini, menurutnya, menjadi modal optimisme untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen yang dicanangkan pemerintah pusat.

"Kami yakin potensi Banten masih luar biasa. Kami memiliki wilayah pertanian yang luas dan posisi strategis yang berbatasan langsung dengan Jakarta," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Andra juga menyoroti peran Banten sebagai destinasi pendidikan tinggi. Saat ini, tercatat sekitar 1,8 juta mahasiswa menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi yang tersebar di 8 kabupaten/kota di Banten.

Terkait kehadiran wartawan parlemen, Andra mengaku terkesan dengan pola koordinasi jurnalis di tingkat pusat.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan media dapat terus terjalin untuk mengawal pembangunan.

"Saya melihat koordinasi wartawan di parlemen pusat sangat luar biasa. Kami ingin belajar dari pengalaman teman-teman jurnalis senior di sini," ungkap pria yang menghabiskan masa kecilnya di Ciledug ini.

Menutup sambutannya, Andra Soni yang lahir di Payakumbuh dan besar di Tangerang ini, menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam penyambutan. Ia pun sempat berkelakar mengenai potensi wisata kuliner lokal.

"Mohon maaf belum musim durian. Kalau musim, kita bisa mencicipi Durian Baduy yang terkenal itu. Semoga di lain kesempatan kita bisa berkunjung ke wilayah Banten lainnya yang masih sangat luas," pungkasnya.

Acara ramah tamah tersebut dihadiri oleh Kepala Biro Pemberitaan Parlemen Setjen DPR RI, Dr. Najib Ibrahim, beserta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Banten, termasuk Sekretaris DPRD Banten Subhan Setiabudi G dan Kepala Dinas Kominfo Beni Ismail.

Editor: Surya