Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

PT Kana Bintang Sertifindo Buka Training Center K3 di Batam, Fokus Tekan Angka Kecelakaan Kerja
Oleh : Aldy
Kamis | 07-05-2026 | 16:08 WIB
Training-Center-K3.jpg Honda-Batam
PT Kana Bintang Sertifindo resmi membuka pusat pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di kawasan Ruko Tiban Koperasi, depan Perumahan Tiban Hill, Kecamatan Sekupang, Batam, Kamis (7/5/2026). (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - PT Kana Bintang Sertifindo resmi membuka pusat pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di kawasan Ruko Tiban Koperasi, depan Perumahan Tiban Hill, Kecamatan Sekupang, Batam, Kamis (7/5/2026).

Kehadiran training center tersebut ditujukan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja sekaligus mendukung upaya menekan angka kecelakaan kerja di kawasan industri Batam yang terus berkembang.

Direktur Utama PT Kana Bintang Sertifindo, Teuku Nanda Fulizar, mengatakan perusahaan yang berdiri sejak 2014 itu bergerak di bidang jasa sertifikasi inspeksi K3 serta pelatihan dan pembinaan tenaga kerja. "Kami melakukan pemeriksaan dan pengujian seluruh peralatan K3 di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, perhotelan, gedung swasta hingga pusat perbelanjaan. Di mana ada tenaga kerja, tempat kerja, dan sumber bahaya, di situ kami hadir," ujar Nanda.

Ia menjelaskan, keberadaan perusahaan tersebut merupakan bagian dari kontribusi swasta dalam membantu pemerintah mengurangi angka kecelakaan kerja yang masih terjadi di Batam, khususnya di sektor industri dan konstruksi.

Menurutnya, melalui pelatihan yang terstruktur, peserta dibekali pemahaman terkait standar keselamatan kerja sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

Selain pelatihan dasar, PT KBS juga tengah mengembangkan program "10 Level Safety and Security" yang mengintegrasikan aspek keselamatan kerja, lingkungan, dan keamanan dalam satu sistem pelatihan. "Program ini kami siapkan untuk membuka peluang bagi anak muda yang belum bekerja agar memahami dunia safety sejak dini. Sementara bagi pekerja aktif, pelatihan ini menjadi tambahan kompetensi agar dapat menerapkan standar keselamatan kerja secara benar di lapangan," katanya.

Komisaris PT KBS, Jamaluddin, menambahkan keberadaan training center tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah meningkatkan budaya keselamatan kerja di lingkungan industri. "Kami masih sering melihat kecelakaan kerja terjadi. Karena itu, kami hadir membantu pemerintah melalui pelatihan dan pembinaan K3," ujarnya.

Sementara itu, Pengawas Disnakertrans Kepri, Zulkifli, menyatakan pemerintah mendukung perusahaan yang berfokus pada pengembangan pelatihan K3.

Menurut dia, penerapan norma keselamatan kerja menjadi faktor penting untuk menekan angka kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja. "Melalui regulasi yang ada, pemerintah berharap angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja bisa ditekan. Perusahaan dan pekerja harus memahami norma K3 agar dapat bekerja dengan aman tanpa kecelakaan maupun gangguan kesehatan kerja," ujarnya.

Pembukaan training center K3 tersebut dinilai menjadi langkah strategis di tengah tingginya aktivitas industri di Batam yang membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi keselamatan kerja yang memadai.

Editor: Gokli