Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Timnas Pencak Silat Borong Emas di Belgium Open 2026, Atlet Akpol Jadi Sorotan
Oleh : Redaksi
Rabu | 29-04-2026 | 13:08 WIB
Timnas-Pencak-Silat.jpg Honda-Batam
Tim Nasional Pencak Silat Indonesia meraih empat medali emas dan satu perak dalam Belgium Open Pencak Silat Championship 2026 yang digelar pada 24-27 April 2026 di Schoten, Belgia. (Humas Polri)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Tim Nasional Pencak Silat Indonesia kembali menegaskan dominasinya di kancah internasional usai meraih empat medali emas dan satu perak dalam Belgium Open Pencak Silat Championship 2026 yang digelar pada 24-27 April 2026 di Schoten, Belgia.

Kontingen pelatnas yang diperkuat sembilan atlet dan dua pelatih tampil impresif sepanjang turnamen. Menariknya, tiga taruna Akademi Kepolisian (Akpol) menjadi kontributor utama dalam raihan medali, memperlihatkan efektivitas pembinaan atlet muda di lingkungan Polri.

Empat medali emas masing-masing diraih oleh M. Zaki Zikrilah Prasong (kelas B putra), Iqbal Chandra Pratama (kelas F putra), Safira Dwi Meilani (kelas C putri), serta nomor regu putra yang diperkuat Asep Yuldan Sani, Rano Slamet Nugraha, dan Andika Dhani Reksa. Sementara satu medali perak disumbangkan Tito Hendra Septa Kurnia di kelas E putra.

Capaian ini memperkuat posisi Indonesia sebagai kekuatan utama dalam olahraga pencak silat dunia, sekaligus menegaskan kontribusi institusi Polri dalam pembinaan atlet berprestasi.

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol Prof Dedi Prasetyo, menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil dari sistem pembinaan yang terarah dan berkelanjutan. "Dalam waktu kurang dari satu minggu, Polri membuktikan mampu berprestasi di dua ajang internasional. Setelah juara umum taekwondo di Jepang, kini kembali mengharumkan nama bangsa di Belgia," ujarnya.

Ia menambahkan, pembentukan Komite Olahraga Polri sejak 2024 menjadi fondasi penting dalam memastikan pembinaan atlet berjalan profesional, sekaligus menjamin hak-hak atlet.

Keberhasilan ini juga tidak lepas dari peran Wakabareskrim Polri, Irjen Pol Nunung Syaifuddin, yang dipercaya sebagai manajer tim nasional pencak silat. Di bawah koordinasinya, pola pembinaan dinilai semakin sistematis dan kompetitif. "Ini bukti nyata kualitas dan mental juara atlet Indonesia di tingkat dunia,” kata Nunung.

Sebelumnya, atlet Polri juga mencatat prestasi sebagai juara umum dalam The 22nd WATA Open International Taekwondo Championship 2026, memperkuat tren positif kontribusi institusi tersebut dalam olahraga prestasi.

Hasil ini menjadi modal penting bagi Indonesia dalam menghadapi ajang SEA Games 2027. Dengan tren performa yang konsisten, tim pencak silat diharapkan mampu mempertahankan tradisi juara sekaligus menjaga reputasi Indonesia sebagai kiblat pencak silat dunia.

Editor: Gokli