Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Wakil Ketua DPR RI Turut Prihatin dan Berbelasungkawa atas Insiden Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
Oleh : Irawan
Selasa | 28-04-2026 | 16:08 WIB
Sari_yulianti.jpg Honda-Batam
Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menyampaikan keprihatinannya dan ikut berbelasungkawa yang mendalam kepada seluruh korban terkait insiden kecelakaan tabrakan kereta yang terjadi di Bekasi Timur pada senin malam.

Kami menyampaikan prihatin dan turut berbelasungkawa yang mendalam kepada seluruh korban dan pihak yang terdampak atas insiden tabrakan kereta yang terjadi di Bekasi Timur," ungkap Sari.

Sari mendesak untuk segera dilakukan investigasi yang menyeluruh guna mengetahui penyebab pasti dari kecelakaan tersebut.

"insiden ini perlu segera dilakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui pasti faktor penyebab kecelakaan, apakah ada human error, atau persoalan dalam persinyalan atau bahkan manajemen operasionalnya," tambah Sari Yuliati.

Sari menambahkan bahwa pemerintah dan pihak-pihak terkait harus segera memberikan perhatian serius terkait dengan pemulihan korban.

"Tentunya perlindungan dan pemulihan fisik dan mental bagi para korban harus diutamakan, tak terkecuali restitusi yang harus dibayarkan pihak operator sebagai tanggung jawab atas terjadinya insiden tersebut" tambah Sari.

Terakhir, Sari berharap bahwa insiden yang terjadi di Bekasi Timur ini harus menjadi yang terakhir, dan ia meminta kepada Pemerintah dan KAI untuk melakukan evaluasi dan monitoring berkala untuk memastikan bahwa seluruh sistem Kereta yang ada layak dan aman digunakan.

Diketahui, sebanyak 15 penumpang yang menjadi korban tewas dalam tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, antara Kereta Rel Listrik (KRL) dengan Kereta Agro Bromo Anggrek, dipastikan seluruhnya berjenis kelamin perempuan.

"Semuanya wanita yang kami lihat produktif, baik kuliah dan bekerja," kata Vice President Corporate Communications PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), Anne Purba, di Bekasi, Selasa, 28 April 2026.

Anne menerangkan bahwa saat ini proses identifikasi seluruh korban meninggal dunia masih terus dilakukan. Sebanyak lima dari 15 korban meninggal dunia telah teridentifikasi. Sementara itu, sepuluh orang lainnya masih dalam proses identifikasi oleh pihak terkait.

Hal senada disampaikan Kabasarnas Marsekal Madya Muhammad Syafii menyebut seluruh korban tewas akibat tabrakan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo dengan KRL merupakan perempuan dewasa.

"Saya melihatnya tidak ada (korban anak), semuanya sudah masuk kategori [perempuan] dewasa," ujarnya dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

Ia menjelaskan proses evakuasi sendiri telah dihentikan pada pukul 08.00 WIB. Syafii mengatakan seluruh korban tewas saat ini telah diserahkan ke rumah sakit untuk proses identifikasi.

"Pukul 08.00 WIB operasi evakuasi sudah selesai. Seluruh Tim SAR kita sudah kembalikan ke homebase masing-masing. Saya pastikan sudah tidak ada korban yang kita temukan," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan jumlah korban secara keseluruhan ada 14 meninggal dunia dan 84 korban luka.

PT KAI saat ini masih membuka posko darurat selama 14 hari ke depan di dua stasiun yakni di Stasiun Gambir dan di Stasiun Bekasi Timur.

Sementara untuk operasional KRL di Stasiun Bekasi Timur saat ini masih belum dibuka.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan seluruh korban dalam insiden tersebut mendapatkan penanganan maksimal.

Korban luka telah mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit di antaranya RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

KAI menegaskan seluruh biaya pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman bagi korban meninggal dunia ditanggung sepenuhnya oleh asuransi dan perusahaan.

KAI juga menyampaikan bahwa barang-barang milik pelanggan yang ditemukan di lokasi kejadian telah diamankan dan saat ini berada di layanan lost and found.

Pendataan dan pengelolaan barang tersebut dilakukan secara terkoordinasi bersama pihak kepolisian untuk mendukung proses identifikasi dan kebutuhan penanganan lebih lanjut.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI 121 atau kanal resmi perusahaan.

Editor: Surya