Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Semangat Hari Bakti Kemasyarakatan, Empat Lapas Bentuk Desa Binaan di Gunung Kijang Bintan
Oleh : Devi Handiani
Sabtu | 25-04-2026 | 17:08 WIB
HBP-62.jpg Honda-Batam
Empat UPT Pemasyarakatan se-Kepri kompak membentuk Desa Binaan Pemasyarakatan di Kampung Banjar Lama, KM. 18, Gunung Kijang, Sabtu (25/4/2026). (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Semangat Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026 diwujudkan dengan aksi nyata di tengah masyarakat. Empat Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Kepulauan Riau kompak membentuk Desa Binaan Pemasyarakatan di Kampung Banjar Lama, KM. 18, Gunung Kijang, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan kolaboratif ini digelar di Tanah Perkebunan Kelompok Wanita Tani (KWT) Dahlia mulai pukul 07.30 WIB. Sinergi melibatkan Lapas Kelas IIA Tanjungpinang, Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Bapas Kelas I Tanjungpinang, dan LPKA Kelas IIA Batam.

Para Kepala UPT hadir langsung di lokasi. Tampak Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Fauzi Harahap, didampingi jajaran pejabat struktural, turun ke kebun bersama para petugas lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali penyerahan bantuan pupuk secara simbolis kepada KWT Dahlia sebagai dukungan untuk meningkatkan produktivitas pertanian lokal. Tak sekadar seremonial, seluruh Kepala UPT dan petugas langsung bergotong royong mengolah lahan.

Puncaknya, mereka bersama-sama menanam bibit ubi kledek di lahan perkebunan milik KWT Dahlia. Aksi ini menjadi simbol kemandirian ekonomi dan kedekatan insan pemasyarakatan dengan masyarakat.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Fauzi Harahap, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar perayaan. 

"Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 harus kita maknai dengan kerja nyata. Melalui Desa Binaan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemasyarakatan hadir dan bermanfaat langsung untuk masyarakat. Membantu KWT Dahlia mengolah lahan dan menanam ubi kledek adalah wujud komitmen kami membangun kemandirian ekonomi warga, sekaligus menghapus stigma negatif terhadap pemasyarakatan," ujar Fauzi.

Lebih lanjut, Fauzi menambahkan bahwa sinergi empat UPT ini bukti kekompakan pemasyarakatan di Kepri. 

"Kami ingin masyarakat tahu, pemasyarakatan bukan hanya mengurung. Kami membina, kami memberdayakan, dan kami siap berkolaborasi untuk kemajuan desa," tegasnya.

Dari kegiatan ini, terwujud sinergitas kuat antara Satuan Kerja Pemasyarakatan dengan warga Kampung Banjar Lama. Selain penyaluran pupuk, lahan tanam ubi kledek juga berhasil diperluas.

Program Desa Binaan Pemasyarakatan ini diharapkan meningkatkan citra positif institusi melalui aksi nyata pemberdayaan. Sekaligus menjadi langkah awal pendampingan berkelanjutan di sektor pertanian bagi masyarakat sekitar.

Editor: Yudha