Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Embarkasi Batam Layani 10.901 Jemaah Haji 2026, Bandara Hang Nadim Siap dengan Konsep Ramah Lansia
Oleh : Aldy
Rabu | 22-04-2026 | 15:48 WIB
A9.jpg Honda-Batam
Bandara Internasional Hang Nadim Batam menerapkan konsep pelayanan ramah lansia pada ruang tunggu khusus di area A9. (Foto: Aldy)

BATAMTODAY.COM, Batam - PT Bandara Internasional Batam memastikan kesiapan pelayanan penerbangan haji musim 1447 Hijriah/2026 Masehi melalui Embarkasi Batam yang tahun ini melayani 25 kelompok terbang (kloter).

Direktur Operasional PT BIB, Anton Marthalius, mengatakan total jemaah yang akan diberangkatkan mencapai 10.901 orang, termasuk petugas, dengan jadwal keberangkatan bertahap. "Hari ini kami mulai melayani penerbangan haji. Total ada 25 kloter dengan jumlah jemaah 10.901 orang," ujarnya di Batam, Rabu (22/4/2026).

Pada hari pertama, sebanyak 441 jemaah calon haji diberangkatkan dalam kondisi sehat. "Sebanyak 441 jemaah hari ini berangkat dalam kondisi siap, ditambah empat petugas haji," tambahnya.

Untuk meningkatkan kenyamanan, Bandara Internasional Hang Nadim Batam menerapkan konsep pelayanan ramah lansia. Salah satu fasilitas yang disiapkan adalah ruang tunggu khusus di area A9. "Di A9 kami siapkan ruang khusus agar jemaah bisa menunggu dengan nyaman dan tertib, termasuk akses ke toilet dan kebutuhan lainnya," jelas Anton.

Selain itu, fasilitas seperti eskalator dan lift diprioritaskan bagi jemaah, terutama lansia dan penyandang disabilitas. Pengaturan khusus di area A9 juga dilakukan agar operasional penerbangan haji tidak mengganggu jadwal penerbangan reguler.

"Area A9 kami alokasikan khusus untuk jemaah haji, sehingga tidak mengganggu penerbangan reguler. Semua sudah diatur dan berjalan aman," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Agama Republik Indonesia Provinsi Kepri, Muhammad Syafi'i, menyebutkan Embarkasi Batam tahun ini memberangkatkan lebih dari 10 ribu jemaah, didampingi sekitar 100 petugas dalam 25 kloter. "Seluruhnya terbagi dalam 25 kloter yang diberangkatkan secara bertahap," ujarnya.

Jemaah berasal dari empat provinsi, yakni Kepulauan Riau sebanyak 1.085 orang, Riau 4.682 orang, Kalimantan Barat 1.858 orang, dan Jambi 3.276 orang.

Keberangkatan dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama rute Batam-Madinah untuk kloter 1 hingga 14 berlangsung pada 22 April hingga 7 Mei 2026. Sementara gelombang kedua rute Batam-Jeddah untuk kloter 15 hingga 25 dijadwalkan pada 7 Mei hingga 22 Mei 2026.

Untuk kloter pertama, total jemaah berjumlah 445 orang yang berasal dari Kepulauan Riau, terdiri atas Kabupaten Lingga 27 orang, Kabupaten Bintan 44 orang, Kota Tanjungpinang 145 orang, dan Kota Batam 275 orang, serta didampingi empat petugas.

"Alhamdulillah kloter pertama ini lengkap. Kita berharap seluruh jemaah berangkat dan kembali dalam kondisi lengkap," kata Syafi'i.

Kloter pertama dijadwalkan berangkat dari Bandara Hang Nadim pukul 11.45 WIB dan tiba di Madinah pukul 17.00 waktu setempat, dengan jadwal kepulangan pada 1 Juni 2026 pukul 16.30 WIB.

Syafi'i menambahkan, jemaah tertua berusia 83 tahun berasal dari Batam, sedangkan termuda berusia 18 tahun. Ia menegaskan pelayanan tahun ini difokuskan pada konsep haji ramah lansia, disabilitas, dan perempuan.

Di sisi lain, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengingatkan bahwa Embarkasi Batam menjadi pintu keberangkatan penting bagi beberapa provinsi. "Ibadah haji adalah perjalanan suci yang penuh makna. Banyak jemaah menunggu bertahun-tahun untuk bisa berangkat," ujarnya.

Ia mengimbau jemaah untuk menjaga kesehatan selama di Tanah Suci, terutama menghadapi perbedaan cuaca, memperbanyak konsumsi air, serta mengikuti arahan petugas. "Kami berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur," tutupnya.

Editor: Gokli