Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Lepas 640 Calon Jemaah Haji Batam, Amsakar: Sistem Baru di Bawah Kementerian Haji Beri Dampak Positif
Oleh : Aldy
Kamis | 16-04-2026 | 14:28 WIB
1604_prosesi-pelepasan-haji-batam.jpg Honda-Batam
Pelepasan 640 calon jemaah haji oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di Masjid Agung Engku Hamidah, Batam Centre, Kamis (16/4/2026). (Foto: Aldy/BTD)

BATAMTODAY.COM, Batam - Sebanyak 640 calon jemaah haji asal Kota Batam resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci. Pelepasan dilakukan langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di Masjid Agung Engku Hamidah, Batam Centre, Kamis (16/4/2026).

Keberangkatan tahun ini menjadi momentum penting seiring perubahan tata kelola haji yang kini berada di bawah Kementerian Haji Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Amsakar mengingatkan para jemaah agar memanfaatkan kesempatan berhaji dengan optimal, mengingat masa tunggu yang cukup panjang.

"Ibadah haji ini masa tunggunya bisa mencapai 20 hingga 25 tahun. Jadi saat kesempatan datang, persiapkan diri sebaik mungkin," ujarnya.

Ia juga menekankan sejumlah hal penting yang perlu diperhatikan selama pelaksanaan ibadah, mulai dari menjaga kekompakan antarjemaah, menjalankan rukun haji dengan tertib, mengikuti arahan petugas, hingga menjaga kondisi kesehatan.

Amsakar menilai, perubahan pengelolaan haji, yang kini di bawah kementerian khusus membawa dampak positif, terutama dalam hal fokus pelayanan kepada jemaah.

"Sekarang terlihat lebih fokus, karena memang khusus menangani haji. Berbeda sebelumnya yang masih berada di bawah Kementerian Agama dengan banyak tugas lain," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji Kota Batam, Syahbudi, menjelaskan bahwa ratusan jemaah tersebut akan diberangkatkan dalam tiga kelompok terbang (kloter).

"Total 640 jemaah, terdiri dari Kloter 1 sebanyak 223 orang, Kloter 2 sebanyak 236 orang, dan Kloter 25 sebanyak 180 orang," jelasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan jadwal yang ditetapkan, puncak pelaksanaan ibadah haji yakni wukuf di Arafah akan berlangsung pada 9 Zulhijah atau bertepatan dengan 26 Mei 2026.

Syahbudi berharap seluruh jemaah dapat menjaga kesehatan sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar hingga kembali ke Tanah Air.

"Semoga seluruh proses berjalan baik, jemaah menjadi haji mabrur dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat," tutupnya.

Editor: Gokli