Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Sugiono Terpilih Aklamasi Pimpin IPSI 2026-2030, Pemerintah Dorong Pencak Silat Mendunia
Oleh : Redaksi
Senin | 13-04-2026 | 11:48 WIB
Ketum-IPSI.jpg Honda-Batam
Menlu Sugiono resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) masa bakti 2026-2030. (Kemenpora)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Menteri Luar Negeri Sugiono resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) masa bakti 2026-2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional XVI IPSI 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center, Sabtu (11/4/2026) malam.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Sugiono, sekaligus mengapresiasi kinerja kepengurusan sebelumnya. "Saya ingin mengucapkan selamat kepada Bapak Sugiono yang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua IPSI, dan juga kepada seluruh pengurus demisioner yang telah bekerja luar biasa," ujar Erick dalam sambutannya.

Erick menegaskan, Kementerian Pemuda dan Olahraga akan terus mengawal pembinaan dan pengembangan pencak silat agar mampu menembus panggung global. Upaya tersebut sejalan dengan tema Munas, yakni "Pencak Silat Menuju Olimpiade", serta arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan pencak silat sebagai ikon olahraga Indonesia di dunia.

Menurut Erick, pencak silat memiliki rekam jejak prestasi yang konsisten dalam perolehan medali serta peran strategis dalam pembentukan karakter bangsa. Di sisi lain, nilai-nilai budaya yang melekat dalam pencak silat juga harus tetap dijaga.

"Bagaimana kita membawa pencak silat ke panggung dunia dan tidak kalah dengan negara lain. Saat ini sudah ada 83 perwakilan pencak silat di dunia. Ke depan, IPSI bersama dukungan pemerintah akan memperluas event sekaligus memperkuat akar di dalam negeri," jelasnya.

Ia menambahkan, potensi pencak silat di Indonesia sangat besar, dengan sekitar 840 perguruan yang tersebar di berbagai daerah. Potensi tersebut dinilai tidak hanya dapat dikembangkan dari sisi budaya, tetapi juga ekonomi. "Dukungan pemerintah harus lebih berdampak, termasuk mendorong pencak silat sebagai bagian dari industri olahraga. Prestasi dan pembangunan ekonomi harus berjalan seiring," tegas Erick.

Menutup sambutannya, Erick menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta untuk mewujudkan target menjadikan pencak silat sebagai cabang olahraga Olimpiade.

Sementara itu, Ketua Umum PB IPSI terpilih Sugiono menyatakan amanah yang diberikan kepadanya merupakan tanggung jawab besar. Ia berkomitmen melanjutkan visi kepemimpinan sebelumnya dalam memperkuat posisi pencak silat di tingkat global.

"Ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Kami akan melanjutkan komitmen untuk memperkuat kepercayaan diri bangsa melalui pencak silat, sekaligus mendorongnya tampil di ajang dunia, khususnya Olimpiade," ujar Sugiono.

Editor: Gokli