Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Penjualan Seller di Marketplace Lokal Meningkat Usai Lebaran, Operasional Ikut Berubah
Oleh : Redaksi/Alex RS
Kamis | 02-04-2026 | 08:28 WIB
0204_penjualan-seller-lebaran.jpg Honda-Batam
Aktivitas jual beli di platform e-commerce lokal Toco.id menunjukkan tren peningkatan signifikan pasca Lebaran. (Foto: istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Aktivitas jual beli di platform e-commerce lokal Toco.id menunjukkan tren peningkatan signifikan pasca Lebaran. Tidak hanya dari jumlah pengguna, performa para penjual (seller) juga mengalami lonjakan, seiring meningkatnya transaksi dan penyesuaian strategi operasional.

Salah satu seller yang merasakan dampaknya adalah PBB Toys Hobby, toko yang menjual action figure dan koleksi mainan. Tingginya permintaan selama periode Lebaran bahkan membuat pemilik toko sempat menghentikan operasional sementara demi fokus menyelesaikan pengiriman pesanan.

Pemilik PBB Toys Hobby, Ibat Harahap, mengungkapkan omzet tokonya melonjak tajam hingga lima kali lipat sepanjang Maret. "Jika biasanya hanya mencatat sekitar empat transaksi dengan omzet Rp1 juta per bulan, kini pendapatannya mencapai Rp7 hingga Rp8 juta," ujarnya dalam keterangan tertlis, Kamis (2/4/2026).

Lonjakan tersebut mendorong penyesuaian operasional. Usai libur Lebaran, toko kini hanya buka pada Jumat hingga Minggu agar proses pengiriman tetap terjaga, mengingat pada hari kerja Ibat juga bekerja secara work from office (WFO) di Purwakarta.

Dari sisi pemasaran, strategi yang digunakan terbilang sederhana namun efektif. Ibat memanfaatkan komunitas hobi di Facebook untuk menjaring pembeli, lalu mengarahkan transaksi ke platform Toco.id. Hal ini didukung dengan kebijakan tanpa biaya tambahan (fee) serta promo ongkos kirim yang menarik.

Untuk meningkatkan repeat order, ia juga menyertakan QR code yang terhubung langsung ke toko online miliknya pada setiap paket pengiriman. Cara ini dinilai efektif dalam memperluas jangkauan pelanggan sekaligus memperkenalkan platform ke pengguna baru.

Fenomena lain yang muncul pasca Lebaran adalah sejumlah seller yang memilih kembali berjualan lebih cepat dari masa libur karena tingginya permintaan pasar. Kondisi ini memperlihatkan bahwa periode setelah Lebaran menjadi momentum penting bagi pelaku usaha online.

Dengan tren positif tersebut, Toco.id dinilai semakin menunjukkan potensinya sebagai alternatif marketplace yang ramah bagi penjual, terutama dengan biaya yang lebih efisien dan sistem yang fleksibel.

Ke depan, pertumbuhan ini diperkirakan terus berlanjut seiring meningkatnya minat seller terhadap platform yang menawarkan kemudahan serta efisiensi dalam menjalankan bisnis.

Penjualan Seller di Marketplace Lokal Meningkat Usai Lebaran, Operasional Ikut Berubah

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Aktivitas jual beli di platform e-commerce lokal Toco.id menunjukkan tren peningkatan signifikan pasca Lebaran. Tidak hanya dari jumlah pengguna, performa para penjual (seller) juga mengalami lonjakan, seiring meningkatnya transaksi dan penyesuaian strategi operasional.

Salah satu seller yang merasakan dampaknya adalah PBB Toys Hobby, toko yang menjual action figure dan koleksi mainan. Tingginya permintaan selama periode Lebaran bahkan membuat pemilik toko sempat menghentikan operasional sementara demi fokus menyelesaikan pengiriman pesanan.

Pemilik PBB Toys Hobby, Ibat Harahap, mengungkapkan omzet tokonya melonjak tajam hingga lima kali lipat sepanjang Maret. "Jika biasanya hanya mencatat sekitar empat transaksi dengan omzet Rp1 juta per bulan, kini pendapatannya mencapai Rp7 hingga Rp8 juta," ujarnya dalam keterangan tertlis, Kamis (2/4/2026).

Lonjakan tersebut mendorong penyesuaian operasional. Usai libur Lebaran, toko kini hanya buka pada Jumat hingga Minggu agar proses pengiriman tetap terjaga, mengingat pada hari kerja Ibat juga bekerja secara work from office (WFO) di Purwakarta.

Dari sisi pemasaran, strategi yang digunakan terbilang sederhana namun efektif. Ibat memanfaatkan komunitas hobi di Facebook untuk menjaring pembeli, lalu mengarahkan transaksi ke platform Toco.id. Hal ini didukung dengan kebijakan tanpa biaya tambahan (fee) serta promo ongkos kirim yang menarik.

Untuk meningkatkan repeat order, ia juga menyertakan QR code yang terhubung langsung ke toko online miliknya pada setiap paket pengiriman. Cara ini dinilai efektif dalam memperluas jangkauan pelanggan sekaligus memperkenalkan platform ke pengguna baru.

Fenomena lain yang muncul pasca Lebaran adalah sejumlah seller yang memilih kembali berjualan lebih cepat dari masa libur karena tingginya permintaan pasar. Kondisi ini memperlihatkan bahwa periode setelah Lebaran menjadi momentum penting bagi pelaku usaha online.

Dengan tren positif tersebut, Toco.id dinilai semakin menunjukkan potensinya sebagai alternatif marketplace yang ramah bagi penjual, terutama dengan biaya yang lebih efisien dan sistem yang fleksibel.

Ke depan, pertumbuhan ini diperkirakan terus berlanjut seiring meningkatnya minat seller terhadap platform yang menawarkan kemudahan serta efisiensi dalam menjalankan bisnis.

Editor: Gokli