Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Seleksi SMA Kemala Taruna Bhayangkara, 399 Siswa Ikuti Ujian Terpusat
Oleh : Redaksi
Selasa | 31-03-2026 | 13:08 WIB
SMA-KTB1.jpg Honda-Batam
Seleksi Terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan kedua di Gedung Paramartha, Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Senin (30/3/2026). (Humas Polri)

BATAMTODAY.COM, Semarang - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Komjen Pol Prof Dr Dedi Prasetyo, meninjau langsung pelaksanaan Seleksi Terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan kedua di Gedung Paramartha, Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Senin (30/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri didampingi Chryshnanda Dwilaksana serta Asisten SDM Kapolri, Anwar. Peninjauan difokuskan pada proses seleksi yang menggunakan metode Nusantara Standardized Test (NST), yakni sistem pengujian berbasis standar nasional dan internasional yang dirancang untuk mengukur kemampuan peserta secara objektif dan presisi.

Sebanyak 399 siswa terbaik dari 28 provinsi mengikuti seleksi terpusat ini. Seluruh peserta telah difasilitasi oleh panitia dari SSDM Polri, termasuk penyediaan akomodasi di lingkungan Akpol guna mendukung kesiapan selama tahapan seleksi.

Polri bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) dalam menyelenggarakan seleksi berbasis meritokrasi tersebut. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat pembangunan sumber daya manusia unggul melalui sistem pendidikan berkualitas yang berorientasi global.

Dalam pelaksanaannya, peserta menjalani berbagai tahapan seleksi, mulai dari tes akademik hingga pengujian kemampuan bahasa Inggris melalui IELTS Prediction Test. Selain itu, seleksi juga mencakup tes psikologi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, hingga wawancara dan Leaderless Group Discussion (LGD).

Wakapolri menegaskan bahwa seleksi ini tidak hanya menitikberatkan pada capaian akademik, tetapi juga karakter dan potensi kepemimpinan. "Seleksi ini merupakan investasi jangka panjang dalam membangun generasi unggul. Kami memastikan proses berjalan transparan, objektif, dan berbasis meritokrasi untuk menjaring talenta terbaik bangsa," ujar Dedi.

Seleksi tingkat pusat ini berlangsung selama lima hari, dimulai dari orientasi hingga tahap wawancara akhir. Proses tersebut merupakan lanjutan dari tahapan sebelumnya yang diikuti sekitar 3.000 peserta dari seluruh Indonesia, hingga akhirnya tersaring menjadi 399 peserta terbaik di tingkat nasional.

Dari seleksi ini, nantinya akan dipilih sekitar 180 siswa terbaik untuk menjadi peserta didik SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan kedua. Mereka diharapkan menjadi generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, disiplin, dan kepemimpinan global.

Polri menegaskan bahwa penyelenggaraan seleksi ini menjadi bagian dari komitmen dalam mencetak sumber daya manusia yang adaptif dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Editor: Gokli