Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Produk Perabotan Indonesia Raup Potensi Transaksi Rp 182,74 Miliar di IHS 2026 Chicago
Oleh : Redaksi
Jum\'at | 20-03-2026 | 13:28 WIB
IHS-2026-Chicago.jpg Honda-Batam
The Inspired Home Show 2026 yang digelar pada 10-12 Maret 2026 di McCormick Place. (Kemendag)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Produk perabotan rumah tangga Indonesia mencatatkan potensi transaksi sebesar USD 11,07 juta atau sekitar Rp 182,74 miliar dalam ajang The Inspired Home Show 2026 yang digelar pada 10-12 Maret 2026 di McCormick Place.

Selama tiga hari pameran, Paviliun Indonesia menarik lebih dari 100 pembeli potensial, tidak hanya dari Amerika Serikat, tetapi juga dari berbagai negara seperti Tiongkok, Hong Kong, India, Jepang, Mauritius, Selandia Baru, Spanyol, dan Brasil.

Kepala Indonesia Trade Promotion Center Chicago, Dhonny Yudho Kusuma, menilai partisipasi Indonesia dalam pameran tersebut membuka peluang besar untuk memperluas pasar ekspor. "Partisipasi Indonesia dalam IHS 2026 membuka kesempatan besar bagi produk perabotan rumah tangga Indonesia untuk lebih dikenal di pasar AS. Dengan potensi transaksi yang mencapai USD 11,07 juta, kami optimistis pelaku usaha dapat memperluas jaringan bisnis," ujarnya.

Menurut Dhonny, produk Indonesia mendapat respons positif karena keunikan desain dan belum banyak tersedia di pasar Amerika Serikat. "Produk Indonesia unik dan belum banyak tersedia di pasar AS sehingga menarik perhatian pengunjung serta membuka peluang kerja sama bisnis," katanya.

Keikutsertaan Indonesia merupakan hasil kolaborasi antara ITPC Chicago dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Chicago sebagai bagian dari upaya pemerintah mendorong penetrasi produk nasional di pasar global.

Konsul Jenderal RI di Chicago, Trisari Dyah Paramita, menegaskan partisipasi tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperkuat hubungan ekonomi bilateral. "Kami optimistis produk peralatan rumah tangga dan dekorasi Indonesia mampu bersaing di pasar global melalui keunggulan desain, kualitas, dan prinsip keberlanjutan," ujarnya.

Pameran IHS sendiri merupakan salah satu ajang perabotan rumah tangga terbesar di AS yang telah berlangsung selama lebih dari 80 tahun, dengan partisipasi lebih dari 2.000 merek dari berbagai negara.

Pada edisi 2026, Paviliun Indonesia menampilkan enam perusahaan, antara lain Aksata Rattan, Canela Home Decorative, PT CMN Internasional Indonesia, PT Inspira Furnexindo, Tanteri Bali, dan Tourd'Horizon. Produk yang paling diminati meliputi peralatan makan berbahan kayu, dekorasi rumah, serta kerajinan rotan.

Direktur Aksata Rattan, Vladimir Dicky, mengapresiasi dukungan pemerintah dalam keikutsertaan pameran tersebut. "Partisipasi pada pameran ini membuahkan sejumlah potensi transaksi dari buyer besar serta membantu kami membangun jaringan bisnis baru dan memahami preferensi pasar AS," ungkapnya.

Keikutsertaan Indonesia pada IHS 2026 menjadi yang kedelapan kalinya dan mencatat peningkatan dibandingkan partisipasi sebelumnya pada 2024 yang mencapai Rp 133,19 miliar. Peningkatan ini menunjukkan tingginya minat pasar global terhadap produk perabotan Indonesia.

Berdasarkan data perdagangan, ekspor produk perabotan rumah tangga Indonesia ke Amerika Serikat pada 2025 mencapai USD 11,49 miliar atau meningkat 44,92 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, total perdagangan Indonesia-AS tercatat sebesar USD 43,80 miliar dengan surplus bagi Indonesia sebesar USD 18,11 miliar.

Capaian ini memperkuat posisi produk perabotan Indonesia sebagai salah satu komoditas unggulan yang berpotensi terus berkembang di pasar internasional.

Editor: Gokli