Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Sebanyak 106 Gereja di Indonesia Buka Pos Singgah Pemudik Lebaran 2026, Wujud Solidaritas Antarumat
Oleh : Redaksi
Jum\'at | 13-03-2026 | 12:08 WIB
singgah-mudik.jpg Honda-Batam
Ilustrasi.

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Sebanyak 106 gereja di berbagai wilayah Indonesia membuka fasilitas singgah bagi pemudik menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah/2026. Program ini digagas oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama melalui gerakan Gereja Ramah Pemudik.

Berdasarkan data yang dihimpun hingga awal Maret 2026, gereja-gereja yang terlibat menyediakan berbagai fasilitas bagi pemudik, mulai dari tempat beristirahat, air minum, toilet, ruang ibadah, hingga fasilitas pengisian daya telepon genggam.

Sejumlah gereja yang ikut berpartisipasi di antaranya HKBP Pasaman Barat, GPDI Bukit Sion Bangko Sempurna, GPT Mawar Saron, serta gereja dari jaringan Gereja Pantekosta di Indonesia dan Gereja Pentakosta Indonesia.

Di Kota Manado misalnya, gereja yang berada di jalur strategis seperti Gereja Pentakosta di Indonesia Batas Kota Malalayang Dua dan Gereja Masehi Injili di Minahasa Abraham Sario juga membuka fasilitas gereja sebagai tempat persinggahan bagi para pemudik.

Program Gereja Ramah Pemudik merupakan tindak lanjut dari surat imbauan yang dikeluarkan oleh Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Direktur Jenderal Bimas Kristen Kementerian Agama, Jeane Marie Tulung, mengatakan keterlibatan gereja dalam program ini diharapkan dapat menghadirkan nilai kasih dan solidaritas di tengah masyarakat. "Kegiatan pelayanan ini merupakan panggilan iman untuk menghadirkan kasih Tuhan secara nyata di tengah masyarakat serta memperkuat solidaritas dan harmoni kehidupan berbangsa," ujar Jeane, Kamis (12/3/2026).

Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti penyediaan tempat singgah bagi pemudik dan pembagian takjil menjadi bentuk nyata kontribusi gereja dalam memperkuat moderasi beragama dan kerukunan antarumat di Indonesia.

Pelaksanaan program ini juga melibatkan jajaran Bimas Kristen di kantor wilayah Kementerian Agama di berbagai provinsi, bersama gereja, penyuluh agama Kristen, pengawas pendidikan agama Kristen, serta aparatur sipil negara (ASN).

Selain menyediakan fasilitas bagi pemudik, kegiatan sosial lainnya juga dilakukan melalui aksi berbagi takjil bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa selama Ramadan.

Berdasarkan laporan dari sejumlah daerah, kegiatan berbagi tersebut telah dilaksanakan di berbagai wilayah, antara lain Batam, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Salatiga dan sejumlah wilayah di Jawa Tengah, serta Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Secara keseluruhan, program Aksi Pelayanan Berbagi Menyambut Bulan Suci Ramadan telah dilaksanakan di 33 titik kegiatan. Rinciannya meliputi 26 kegiatan yang digelar oleh gereja, tiga kegiatan oleh Sekolah Menengah Teologi Kristen, serta empat kegiatan yang diinisiasi penyuluh agama, pengawas pendidikan, dan aparatur sipil negara.

Editor: Gokli


A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/opt/cpanel/ea-php54/root/usr/lib64/php/modules/xsl.so' - /lib64/libxslt.so.1: symbol xmlGenericErrorContext, version LIBXML2_2.4.30 not defined in file libxml2.so.2 with link time reference

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: