Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

16 Petugas Satpol PP Anambas Diperbantukan ke Kecamatan
Oleh : em/dd
Jum'at | 14-12-2012 | 09:41 WIB

ANAMBAS, batamtoday - Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kepulauan Anambas menempatkan Bantuan Kendali Operasi (BKO) sejumlah anggota untuk bertugas di beberapa kecamatan di Anambas yang dianggap memerlukan pengawasan lebih.

"16 anggota Satpol PP kita BKO-kan di beberapa kecamatan yang membutuhkan bantuan kita. Ada 4 kecamatan yang kita berikan bantuan personil diantaranya, Kecamatan Letung Jemaja, Jemaja Timur, Palmatak dan Siantan Timur. Masing-masing kecamatan diberikan bantuan sebanyak 4 anggota Satpol PP," kata Kepala Satpol PP Pemkab Anambas, Dody kepada wartawan, Kamis(13/12/2012).

Dody menambahkan Satpol PP tersebut diprioritaskan untuk mengawasi daerah yang rawan terjadinya pelanggaran khususnya di Pasar Letung yang akhir-akhir ini dijadikan sekumpulan anak muda khususnya anak sekolah yang mabuk-mabukan.

"Mereka akan ditempatkan ditempat yang rawan terjadi pelanggaran seperti di Pasar Letung yang sering kita dengar dijadikan oleh anak remaja sebegai tempat maksiat dan meneguk minuman keras," ujarnya.

Dodi juga menambahkan, bantuan tersebut dilakukan karena satpol PP mendapatkan laporan dari Camat Jemaja Jemaja Timur, Palmatak dan Siantan Timur. Mereka meminta bantuan Satpol PP untuk mengawasi daerah-daerah yang memerlukan pengawasan lebih.

"Alhamdulillah setelah kita tempatkan beberapa personil di empat kecamatan tersebut bisa merubah keadaan. Sesuai dengan informasi yang kita terima, Camat Jemaja dan Jemaja Timur mengatakan, di Pasar Letung yang biasanya menjadi tempat favorit untuk ngelim dan ngomik kini sudah tidak ada lagi," kata Dodi .
Selain itu kata Dodi, camat Jemaja juga mengatakan selain menurunnya pengonsumsi obat batuk tertentu, anak pelajar yang keluar malam melanggar jam belajar juga sudah semakin sedikit karena sering ditertibkan. Lanjutnya, anggota terus beroperasi setiap malam di atas jam 22.00 WIB. Sayangnya saat ditanya mengenai data berapa siswa yang berjaring razia data dari masing-masing kecamatan belum dikirimkan ke kantor pusat.

Dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengirimkan anggota lagi di dua kecamatan yakni kecamatan Jemaja dan Jemaja Timur karena camat sendiri yang meminta bantuan lagi karena selain untuk memnertibkan kumpulan anak muda yang ngelim, rencananya juga akan di tugaskan untuk menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Letung yang keberadaannya tidak tertib dan mengganggu pemandangan.

"Camat Jemaja sendiri yang meminta agar ditambahkan lagi personil untuk menertibkan PKL. Kita sendiri tetap tanggapi itu tapi kita tetap melihat kekuatan sendiri dalam artian jumlah anggota satpol PP sendiri. Mungkin kita akan tambahkan di dua kecamatan yakni Jemaja dan Jemaja Timur masing-masing empat personil," katanya.