Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Pemko Banda Aceh Awasi Takaran BBM dan LPG Jelang Ramadan-Idulfitri
Oleh : Aldy
Jumat | 27-02-2026 | 09:48 WIB
2702_pertamina-awasi-takaran.jpg Honda-Batam
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bersama Pemerintah Kota Banda Aceh melalui UPTD Metrologi Legal melakukan pengawasan terpadu terhadap mutu dan ketepatan takaran BBM di SPBU serta tabung LPG 3 kilogram di sejumlah lokasi. (Foto: istimewa)

BATAMTODAY.COM, Banda Aceh - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Pemerintah Kota Banda Aceh melalui UPTD Metrologi Legal melakukan pengawasan terpadu terhadap mutu dan ketepatan takaran BBM di SPBU serta tabung LPG 3 kilogram di sejumlah lokasi. Kegiatan ini sebagai langkah antisipasi menjelang Ramadan dan Idulfitri demi melindungi konsumen dan menjaga kepercayaan publik.

Pengawasan dilakukan di SPBU 14.232.485 Simpang Jam dan SPBU 13.232.413 Lhong Raya. Selain itu, pemeriksaan juga menyasar Pangkalan LPG 3 Kg Berkat Alam Jaya di Lhong Cut, Banda Raya, serta Pangkalan LPG 3 Kg Beusarie Niaga di Suka Ramai, Baiturrahman.

Kepala UPTD Metrologi Legal Kota Banda Aceh, Fikri, menyatakan hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh alat ukur dan takaran BBM berada dalam kondisi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Alhamdulillah, pengawasan terhadap SPBU di wilayah Banda Aceh menjelang Ramadan dan Idulfitri berjalan dengan hasil sangat baik. Berdasarkan pengecekan bersama Pertamina dan Metrologi Legal, seluruh SPBU yang diperiksa dinyatakan memenuhi ketentuan dari Kementerian Perdagangan," ujar Fikri, Kamis (26/2/2026).

Ia menambahkan, hasil pemeriksaan di sejumlah pangkalan LPG 3 kilogram juga menunjukkan ukuran takaran dan timbangan sesuai aturan.

"Berat tabung kosong berada pada kisaran standar sekitar 5 kilogram, sedangkan saat terisi berada di kisaran 8 kilogram dengan tetap memperhatikan batas toleransi yang diperbolehkan. Distribusi LPG 3 kilogram di Banda Aceh dan sekitarnya selama ini berjalan baik dan dinilai memuaskan, baik dari sisi kuota maupun harga yang ditetapkan Rp18.000 per tabung," jelasnya.

Berdasarkan hasil sidak, lanjut Fikri, kondisi stok BBM dan LPG di Banda Aceh serta sekitarnya masih relatif aman. "Kami berharap ketersediaan ini tetap terjaga hingga Idulfitri dan stabil pada periode selanjutnya," katanya.

Sales Area Manager Aceh, Misbah Bukhori, menegaskan Pertamina terus melakukan pemantauan rutin untuk memastikan kualitas dan kuantitas produk tetap terjaga.

"Kami memastikan setiap liter BBM dan setiap tabung LPG yang diterima masyarakat sesuai standar mutu dan takaran. Menjelang Ramadan dan Idulfitri, pengawasan kami tingkatkan agar distribusi tetap lancar dan masyarakat bisa beribadah dengan tenang tanpa khawatir pasokan energi," ujarnya.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menambahkan sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi metrologi merupakan wujud transparansi serta komitmen perlindungan konsumen.

"Pertamina berkomitmen menjaga kualitas, kuantitas, dan ketersediaan energi bagi masyarakat. Pengawasan bersama ini menjadi upaya nyata memastikan pelayanan yang andal dan terpercaya," ucapnya.

Pertamina juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena pasokan energi di Banda Aceh dalam kondisi aman dan terus dipantau. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.

Editor: Gokli