Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Amsakar Bantah Tinggalkan NasDem, Fokus Tangani Persoalan Pemko dan BP Batam
Oleh : Aldy
Senin | 23-02-2026 | 13:48 WIB
wako-ams.jpg Honda-Batam
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. (Foto: Aldy)

BATAMTODAY.COM, Batam - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membantah isu yang menyebut dirinya meninggalkan Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan berpindah ke partai lain. Ia menegaskan, keputusan yang diambil semata-mata untuk memusatkan perhatian pada tugas pemerintahan di Pemko Batam dan BP Batam.

Saat dikonfirmasi, Amsakar menjelaskan bahwa untuk sementara waktu dirinya memilih tidak masuk dalam jajaran pengurus partai, termasuk di DPW NasDem Kepulauan Riau. Langkah tersebut diambil karena tingginya intensitas pekerjaan yang tengah dihadapi, terutama dalam penanganan banjir, penyediaan air bersih, serta persoalan sampah di Batam.

"Yang benar adalah saya ingin fokus dan memberikan atensi untuk menyelesaikan persoalan di Batam saat ini. Dengan intensitas pekerjaan yang cukup tinggi, baik di Pemko maupun BP Batam, ruang untuk mengurus partai sangat terbatas," ujar Amsakar, Senin (23/2/2026).

Menurutnya, mengelola partai politik membutuhkan konsentrasi dan totalitas. Oleh karena itu, keputusan untuk tidak menjabat sebagai pengurus partai diambil secara objektif dengan mempertimbangkan beban kerja dan tuntutan waktu yang semakin dinamis.

"Ini alasan yang sebenarnya. Jadi tidak usah didramatisasi dan dipolitisasi," tegasnya.

Amsakar juga meluruskan kabar yang menyebut dirinya keluar dari NasDem. Ia memastikan hingga kini masih tercatat sebagai anggota partai tersebut.

Ia mengungkapkan, sebelumnya menerima mandat sebagai Ketua DPW NasDem Kepulauan Riau dari Ketua Umum DPP NasDem, Surya Paloh. Namun, setelah mencermati volume pekerjaan yang semakin meningkat, ia berdiskusi dengan jajaran DPP terkait efektivitas kepemimpinannya di tingkat provinsi.

"Setelah berdiskusi, diputuskan seperti yang sekarang ditetapkan," jelasnya.

Menurut Amsakar, posisi Ketua DPW sebaiknya diemban figur yang memiliki waktu lebih leluasa untuk mengoordinasikan kerja-kerja partai di tingkat provinsi. Ia pun mendorong agar jabatan tersebut dipercayakan kepada kader yang dinilai lebih siap.

"Jika ada figur yang lebih representatif dan punya waktu cukup, tentu kita dorong. Dan kemudian muncul Pitra Paloh yang ditunjuk menjadi Ketua DPW NasDem," ujarnya.

Amsakar kembali menegaskan tidak ada rencana untuk berpindah partai. "Saya tidak meninggalkan NasDem, saya cuma tidak jadi ketuanya saja. Sampai hari ini saya masih anggota NasDem. Saya juga belum ada pemikiran ke partai lain. Itu hanya spekulasi yang berkembang," tutupnya.

Editor: Gokli