Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

PT Timah Tbk Gelar TELP, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan
Oleh : Freddy
Sabtu | 14-02-2026 | 11:08 WIB
1402_PT-Timah-Tbk-Gelar-TELP.jpg Honda-Batam
PT Timah Tbk menyelenggarakan TINS Executive Leadership Program (TELP) Series 1 bertajuk Leading Transformation for Sustainable Enterprise Value. Kegiatan ini digelar di Graha Timah selama tiga hari, Kamis (5/2/2026) hingga Sabtu (7/2/2026). (Foto: istimewa)

BATAMTODAY.COM, Pangkalpinang - Dalam upaya memperkuat penerapan Good Corporate Governance (GCG), PT Timah Tbk menyelenggarakan TINS Executive Leadership Program (TELP) Series 1 bertajuk Leading Transformation for Sustainable Enterprise Value. Kegiatan ini digelar di Graha Timah selama tiga hari, Kamis (5/2/2026) hingga Sabtu (7/2/2026).

Program ini menjadi bagian dari strategi pengembangan sumber daya manusia perusahaan guna meningkatkan kapasitas kepemimpinan, mendorong transformasi bisnis, serta menciptakan nilai berkelanjutan di tengah dinamika industri pertambangan.

TELP Series 1 diikuti jajaran Komisaris dan Direksi PT Timah Tbk, Komisaris dan Direksi anak usaha, staf ahli, hingga para Division Head. Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan profesional dan tokoh nasional.

Managing Director Holding Operasional Danantara, Agus Dwi Handaya, menekankan pentingnya transformasi berkelanjutan agar perusahaan tetap relevan menghadapi perubahan. Menurutnya, transformasi harus ditopang oleh pengetahuan mendalam, keterampilan unggul, karakter kuat, serta motivasi yang tinggi.

Selain itu, Direktur Portofolio dan Pengembangan Usaha MIND ID, Kuswantoro Pranabudi, serta Direktur Transformasi Korporasi Human Capital & Management, Pambudi Sunarsihanto, memaparkan strategi pengelolaan portofolio usaha dan penguatan peran kepemimpinan dalam meningkatkan daya saing perusahaan.

Pada hari kedua, Ignasius Jonan menyampaikan materi tentang kepemimpinan strategis dengan fokus pada penciptaan nilai tambah (creating value). Ia mendorong PT Timah Tbk untuk terus berinovasi, termasuk mengembangkan potensi logam tanah jarang sebagai peluang strategis masa depan.

"Saya ingin melihat 5-10 tahun ke depan PT Timah Tbk menjadi bagian dari cerita dunia sebagai eksportir logam tanah jarang," ujarnya.

Materi tentang tata kelola dan kepatuhan hukum juga disampaikan Asisten Pemulihan Aset Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung, Parada Situmorang, yang menekankan pentingnya integritas dan akuntabilitas pimpinan dalam menjaga kredibilitas perusahaan.

Memasuki hari ketiga, hadir pula mantan Direktur Utama PT Timah Tbk periode 1994-2002, Erry Riyana Hardjapamekas, serta mantan Komisaris Utama periode 2015-2020, Fachry Ali. Keduanya berbagi pengalaman terkait dinamika kepemimpinan dan tantangan transformasi yang pernah dihadapi perusahaan.

Direktur Utama PT Timah Tbk, Restu Widiyantoro, menegaskan bahwa TELP merupakan bagian integral dari upaya pembenahan tata kelola perusahaan, khususnya dalam penguatan kapasitas pemimpin.

"Kegiatan ini tidak hanya memperkuat leadership di berbagai aspek, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam memperbaiki tata kelola perusahaan melalui peningkatan kualitas SDM," katanya.

Ia menambahkan, penguatan GCG dan kepemimpinan yang adaptif menjadi kunci menjaga keberlanjutan perusahaan agar terus memberi kontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Editor: Gokli