Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Membebani APBD, Jumlah Honorer Bintan Harus Dipangkas
Oleh : hrj/dd
Selasa | 11-12-2012 | 15:21 WIB

TANJUNGUBAN, batamtoday - Jumlah tenaga honorer di Bintan diperkirakan sudah membludak dan sudah sangat memberatkan beban APBD Bintan. Terlebih, pada saat ini pendapatan para hnorer tersebut tidak standar bahkan jauh d ibawah Upah Minimum Kabupaten (UMK).

Demikian disampaikan oleh Iskandar, wakil ketua FKUI SBSI Bintan kepada batamtoday di Tanjunguban, Selasa (11/12/2012). Menurutnya, jumlah honorer di kabupaten Bintan diperkirakan sudah hampir sama dengan jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebaliknya, dari segi pendapatan sampai sejauh ini masih ada honorer yang hanya menerima sebesar Rp 750.000 per bulan.

Dilihat dari segi pendapatan jelas sudah tidak wajar bila dibandingkan dengan para pekerja/buruh. Apalagi baru-baru ini diusulkan UMK Bintan sebesar Rp 1.900.000 per bulannya.

"Lantas bagaimana mereka bisa mencukupi kebutuhan hidup sehari-harinya.  Pemerintah harus memperhatikan dulu kondisi yang ada disekitarnya baru berbicara peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena sesuatu yang kurang wajar, kalau pemerintah justru melupakan nasib honorer yang notabenenya masih ada di lingkungan mereka sendiri," kata Iskandar.

Apalagi katanya, belum lama ini Bupati Bintan Ansar Ahmad mengatakan dalam waktu dekat gaji hopnorer belum bisa dinaikkan karena keterbatasannya anggaran. Selain itu permasalahan kenaikannya sendiri tidak bisa serta merta, karena perlu pengesahan dari DPRD.

Sementara itu, Indra Setiawan, anggota Komisi III DPRD Bintan, kepada batamtoday mengatakan memang jumlah honorer di Bintan sudah banyak dan hal tersebut memang membebani APBD.

"Kalau mau meningkatkan kesejahteraan jelas pendapatan PAD harus ditingkatakan dulu," ujarnya.

Dimana katanya, untuk sebuah daerah yang memiliki jumlah sekitar 100.000 penduduk, maka jumlah PNS berdasarkan kuota dari pusat adalah sebanyak 2.500 orang dan ditambah dengan 10%, sementara untuk di Bintan sendiri jumlah PNS pada saat ini sudah ada sekitar 3.000 orang.

Terkait masalah jumlah honorer dan pendapatannya, Indra masih enggan berkomentar, karena menurutnya harus terlebih dahulu melihat datanya terlebih dahulu.

"Nanti kita lihat data dulu, yang jelas sampai saat ini jumlah honorer memang terbilang banyak dan pendapatannya masih di bawah standar," ujarnya.