Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Harga Bahan Pokok di Tanjungpinang Relatif Stabil, Cabai dan Sayuran Alami Penurunan
Oleh : Devi Handiani
Senin | 19-01-2026 | 19:08 WIB
Pasar-Tanjungpinang11.jpg Honda-Batam
Pasar Bintan Center. (Dok BTD)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di pasar. Berdasarkan Laporan Harian Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) di Pasar Bintan Center per 19 Januari 2026, harga sebagian besar bahan pokok terpantau relatif stabil, dengan beberapa komoditas mengalami penurunan dan kenaikan terbatas.

Kabid Stabilisasi Harga dan Pengembangan Ekspor Disdagin Kota Tanjungpinang, Riyanto, mewakili Kepala Disdagin Tanjungpinang, Riany menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan kondisi harga secara umum masih dalam batas wajar dan terkendali.

"Secara umum harga kebutuhan pokok di Kota Tanjungpinang masih stabil. Beberapa komoditas hortikultura seperti cabai dan sayuran mengalami penurunan harga, sementara kenaikan hanya terjadi pada komoditas tertentu dan masih dalam batas normal," ujar Riyanto.

Dari data SP2KP, harga cabai merah keriting turun dari Rp 57.000 menjadi Rp 53.000 per kilogram, cabai rawit hijau turun dari Rp 76.000 menjadi Rp 67.000 per kilogram, sawi hijau turun dari Rp 10.000 menjadi Rp 8.000 per kilogram, serta kacang panjang turun dari Rp 13.000 menjadi Rp 12.000 per kilogram.

Sementara itu, beberapa komoditas tercatat mengalami kenaikan harga, di antaranya daging ayam ras karkas dari Rp 42.000 menjadi Rp 43.000 per kilogram, kangkung dari Rp 8.000 menjadi Rp 10.000 per kilogram, serta ketimun dari Rp 10.000 menjadi Rp 12.000 per kilogram.

Riyanto menjelaskan, fluktuasi harga pada komoditas hortikultura umumnya dipengaruhi oleh faktor pasokan dan kondisi cuaca, namun hingga saat ini tidak terdapat lonjakan harga yang signifikan.

"Disdagin bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan rutin dan berkoordinasi dengan distributor serta pedagang guna menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga di pasar," tambahnya.

Pemerintah Kota Tanjungpinang juga mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak serta tidak melakukan pembelian berlebihan, karena ketersediaan bahan pokok di pasaran masih mencukupi.

Editor: Yudha