Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

PSSI Kontrak John Herdman Dua Tahun, Siapkan Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Oleh : Redaksi
Sabtu | 17-01-2026 | 13:48 WIB
John-Herdman1.jpg Honda-Batam
PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih kepala Tim Nasional Indonesia. (Kemenpora)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih kepala Tim Nasional Indonesia. Pelatih asal Inggris tersebut dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun berikutnya sebagai bagian dari roadmap jangka panjang menuju Piala Dunia 2030.

Peresmian John Herdman sebagai nakhoda baru Timnas Indonesia dilakukan melalui konferensi pers yang digelar di Ballroom Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026). Herdman tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB bersama jajaran pengurus PSSI dan disambut antusias oleh awak media. "Selamat pagi," sapa Herdman singkat saat memasuki ruangan konferensi pers.

Dalam kesempatan tersebut, Herdman mengaku antusias memulai petualangan barunya bersama sepak bola Indonesia. Ia menilai Indonesia memiliki karakter, kultur, serta basis penggemar sepak bola yang luar biasa dan menjadi modal penting dalam membangun prestasi ke level dunia.

"Saya sangat senang datang ke Indonesia bersama keluarga saya. Ini negara baru, budaya baru, dan memiliki penggemar sepak bola yang luar biasa. Ini adalah kesempatan besar untuk membawa sepak bola Indonesia ke panggung dunia," ujar Herdman.

Pelatih berusia 50 tahun itu juga menyampaikan apresiasi kepada PSSI dan jajaran Komite Eksekutif yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk menukangi skuad Garuda. "Terima kasih kepada PSSI dan seluruh jajaran Exco yang telah memberi kepercayaan kepada saya sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia," katanya.

Herdman menyebut tantangan utama yang akan dihadapinya adalah memadukan potensi pemain diaspora dengan kekuatan pemain lokal agar menjadi satu kesatuan tim yang solid. Menurutnya, keberagaman justru harus dijadikan sebagai kekuatan.

"Bagi saya, saya tidak melihat paspor pemain. Saya melihat peluang. Yang terpenting adalah menerima keberagaman ini sebagai kekuatan besar bagi Garuda," tegasnya.

Ia menyadari bahwa Timnas Indonesia sebelumnya telah berada sangat dekat dengan impian tampil di Piala Dunia 2026, meski akhirnya belum berhasil. Situasi tersebut, menurut Herdman, membawa tekanan tersendiri yang harus dihadapi dengan sikap positif.

"Tentu ada tekanan. Anda memimpin sebuah tim, memikul beban sebuah bangsa. Beban itu bisa menjadi kutukan, atau justru menjadi berkah," ucapnya.

Herdman menegaskan tekadnya untuk mengubah tekanan tersebut menjadi energi positif bagi para pemain. Pengalamannya membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 setelah penantian panjang sejak 1986 menjadi bekal berharga dalam menghadapi tantangan serupa bersama Indonesia.

"Kami akan menjadikannya sebagai berkah. Saya pernah mengalami momen ketika sebuah negara berhenti sejenak karena berhasil lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya. Pengalaman itu ingin saya bagikan kepada para pemain," pungkas Herdman.

Dengan kontrak dua tahun dan opsi perpanjangan hingga 2030, PSSI berharap kepemimpinan John Herdman mampu membawa Timnas Indonesia melangkah lebih jauh di kancah internasional dan mewujudkan mimpi tampil di Piala Dunia.

Editor: Gokli