Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Event Belanja Nasional 2025 Lampaui Target, Transaksi Tembus Rp122,28 Triliun
Oleh : Redaksi
Kamis | 15-01-2026 | 12:28 WIB
1501_event-belanja-nasional.jpg Honda-Batam
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto. (Kemenko Perekonomian)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Pemerintah menegaskan komitmennya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan daya beli masyarakat dan optimalisasi pasar domestik. Sepanjang tahun 2025, berbagai event belanja nasional seperti Hari Belanja Online Nasional (HARBOLNAS), Belanja di Indonesia Aja (BINA), dan EPIC Sale menunjukkan kinerja positif dalam mendorong konsumsi rumah tangga.

Khusus untuk rangkaian kegiatan belanja akhir tahun yang memanfaatkan momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, hingga 5 Januari 2026 total nilai transaksi dari ketiga program tersebut mencapai Rp 122,28 triliun, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 110 triliun.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan ketahanan konsumsi domestik sekaligus meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap perekonomian nasional.

"Keberhasilan HARBOLNAS, BINA, dan EPIC Sale di penghujung 2025 bukan sekadar soal angka transaksi. Ini menjadi bukti nyata resiliensi konsumsi rumah tangga, meningkatnya kepercayaan masyarakat, serta peran strategis produk lokal dalam rantai pasok nasional," ujar Haryo.

Program HARBOLNAS yang digelar pada 10-16 Desember 2025 mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp36,4 triliun, melampaui target Rp 34 triliun. Dari total tersebut, sekitar Rp 16,6 triliun berasal dari penjualan produk lokal. Program ini terselenggara melalui kolaborasi dengan Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) dan melibatkan pelaku UMKM serta berbagai platform digital nasional.

Sementara itu, program BINA yang bekerja sama dengan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) dan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) membukukan total transaksi Rp 119,3 triliun sepanjang 2025. Untuk periode BINA Indonesia Great Sale (IGS) Nataru yang berlangsung pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, realisasi transaksi mencapai Rp 31 triliun, melebihi target Rp 30 triliun. Program BINA juga mencakup sejumlah subacara, seperti BINA Diskon Lebaran, BINA Holiday #BackToSchool, serta BINA 17an/HUT RI.

Adapun Program Ritel Nasional melalui kemitraan dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) mencatatkan total transaksi sebesar Rp 240,12 triliun sepanjang 2025. Capaian tersebut didukung berbagai agenda belanja, antara lain Friday Mubarak, Holiday Sale, Merdeka Madness, hingga EPIC Sale. Khusus EPIC Sale Nataru 2025 yang digelar pada 1-31 Desember 2025, kontribusi transaksi mencapai Rp54,88 triliun, mendekati target Rp 56 triliun.

Haryo menegaskan, pemerintah akan terus memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha dan asosiasi guna memastikan event belanja nasional memberikan dampak jangka panjang bagi perekonomian. "Ke depan, sinergi dengan pelaku usaha akan terus diperkuat agar event belanja nasional tidak hanya mendorong transaksi jangka pendek, tetapi juga memperkokoh struktur ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan," ujarnya.

Melalui berbagai event belanja nasional tersebut, pemerintah optimistis konsumsi rumah tangga dapat terus terjaga, akses pasar bagi produk dalam negeri --khususnya UMKM-- semakin luas, serta ekosistem perdagangan ritel dan digital nasional semakin kuat.

Editor: Gokli