Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Bandara Hang Nadim Batam Realisasikan 113 Extra Flight Selama Libur Nataru 2025-2026
Oleh : Aldy
Senin | 05-01-2026 | 12:08 WIB
0501_arus-penumpang-hang-nadim.jpg Honda-Batam
Direktur Operasi Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Anton Marthalius, saat penutupan Posko Angkutan NATARU Bandara Internasional Hang Nadim Batam, pada Senin (5/1/2026). (Foto: Aldy)

BATAMTODAY.COM, Batam - Tingginya mobilitas masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) berdampak langsung pada meningkatnya aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Selama periode tersebut, ratusan pengajuan penerbangan tambahan (extra flight) diajukan oleh maskapai, dengan lebih dari seratus penerbangan berhasil direalisasikan.

Direktur Operasi Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Anton Marthalius, mengungkapkan bahwa berdasarkan data Flight Remarks, total pengajuan extra flight pada periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencapai 157 penerbangan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 113 penerbangan atau sekitar 72 persen direalisasikan.

"Realisasi ini mencerminkan tingginya pergerakan masyarakat selama libur panjang Nataru, terutama pada rute-rute utama," ujar Anton usai upacara penutupan Posko Nataru Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Senin (5/1/2026).

Ia menjelaskan, realisasi extra flight tertinggi terjadi pada 2 dan 3 Januari 2026, masing-masing sebanyak 10 penerbangan tambahan per hari, seiring meningkatnya arus balik pascalibur Tahun Baru.

Dari sisi kinerja operasional, Anton menilai pelayanan bandara tetap terjaga meski trafik penerbangan meningkat signifikan. Tingkat ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance/OTP) harian tercatat sebesar 71 persen, sedangkan secara kumulatif mencapai 73 persen.

Untuk rute favorit penumpang, penerbangan Batam-Jakarta (Soekarno-Hatta) masih menjadi yang terpadat dengan 278 penerbangan dan melayani 35.637 penumpang. Rute berikutnya adalah Batam-Kualanamu dengan 107 penerbangan dan 20.928 penumpang, serta Batam-Pekanbaru dengan 79 penerbangan yang mengangkut 15.453 penumpang.

Dari sisi maskapai, Lion Air Group mendominasi angkutan penumpang dengan pangsa sekitar 39 persen atau setara 95.202 penumpang. Disusul Citilink sebesar 24 persen, Super Air Jet 20 persen, serta Garuda Indonesia dan Indonesia AirAsia dengan porsi lebih kecil.

Dominasi Lion Air Group juga tercermin pada pergerakan pesawat, dengan kontribusi sekitar 29 persen dari total movement penerbangan. Super Air Jet dan Citilink juga mencatat aktivitas penerbangan yang cukup signifikan selama periode Nataru.

Sementara itu, tingkat keterisian penumpang (load factor) harian tercatat sebesar 70 persen, dengan rata-rata mencapai 78 persen. Angka tersebut menunjukkan tingginya okupansi kursi pesawat, khususnya pada masa puncak libur akhir tahun.

Anton memaparkan, puncak pergerakan penumpang menjelang Natal terjadi pada 24 Desember 2025 dengan jumlah 15.743 penumpang. Adapun puncak arus balik setelah Tahun Baru tercatat pada 3 Januari 2026 dengan 18.033 penumpang.

"Secara rata-rata harian, Bandara Hang Nadim melayani 95 pergerakan pesawat, 13.197 penumpang, serta 96,1 ton kargo per hari," jelasnya.

Secara kumulatif, total pergerakan pesawat selama periode Nataru mencapai 1.701 movement, atau meningkat 6,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Sementara jumlah penumpang tercatat sebanyak 244.339 orang, tumbuh 5,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski sempat terjadi sejumlah gangguan operasional seperti pengalihan penerbangan (divert) dan keterlambatan akibat faktor teknis serta pembatasan ruang udara (NOTAM airspace), pengelola bandara memastikan operasional tetap berjalan terkendali.

"Kami terus memperkuat koordinasi dengan maskapai dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran layanan, terutama pada periode dengan permintaan tinggi seperti Nataru," pungkas Anton.

Editor: Gokli