Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Wisata Olahraga Jadi Tren Liburan 2026, Golden Rama Optimistis Permintaan Terus Tumbuh
Oleh : Redaksi
Selasa | 30-12-2025 | 11:08 WIB
tennis-in-london.jpg Honda-Batam
UNWTO mencatat, wisata olahraga menyumbang lebih dari 10 persen terhadap total belanja pariwisata global dan tumbuh sekitar 17,5 persen per tahun hingga 2030. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Wisata olahraga diproyeksikan menjadi salah satu tren utama perjalanan pada 2026 seiring perubahan preferensi wisatawan yang kini lebih mengutamakan pengalaman aktif dan bermakna. Konsep liburan yang memadukan aktivitas olahraga dengan kunjungan destinasi ini dinilai mampu menghadirkan pengalaman personal sekaligus mendorong gaya hidup sehat.

Laporan United Nations World Tourism Organization (UNWTO) mencatat, wisata olahraga menyumbang lebih dari 10 persen terhadap total belanja pariwisata global dan tumbuh sekitar 17,5 persen per tahun hingga 2030. Pertumbuhan tersebut menempatkan wisata olahraga sebagai salah satu segmen pariwisata dengan perkembangan tercepat di dunia.

Di Indonesia, potensi wisata olahraga juga terus menunjukkan tren positif. Data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyebutkan nilai ekonomi wisata olahraga nasional mencapai sekitar Rp 18,79 triliun pada 2024, dengan kontribusi 25 hingga 30 persen dari total nilai event tourism nasional. Kondisi ini menegaskan bahwa wisata olahraga tidak lagi bersifat khusus, melainkan telah menjadi bagian penting dari strategi pengembangan pariwisata nasional.

Golden Rama Tours & Travel menilai meningkatnya minat terhadap wisata olahraga mencerminkan perubahan perilaku wisatawan modern yang semakin mengutamakan perjalanan berbasis pengalaman. "Wisata olahraga menunjukkan bahwa liburan kini menjadi bagian dari gaya hidup aktif. Wisatawan ingin terlibat langsung, bergerak, dan merasakan destinasi secara lebih mendalam," ujar Presiden Direktur Golden Rama Tours & Travel, Madu Sudono, dalam keterangan pers, Selasa (30/12/2025).

Minat terhadap perjalanan olahraga juga diperkuat laporan Expedia Group --Unpack '26 yang mengungkapkan bahwa 57 persen wisatawan global tertarik menghadiri kegiatan atau acara olahraga lokal dan regional saat bepergian. Destinasi pun kini dipilih bukan hanya karena keindahannya, tetapi juga karena kemampuannya menghadirkan pengalaman olahraga yang autentik.

Sejalan dengan tren tersebut, Golden Rama mencatat pertumbuhan penjualan produk wisata olahraga melalui lini Sports Holiday sebesar 50 persen sepanjang 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Segmen marathon menjadi produk dengan peminat tertinggi, diikuti perjalanan untuk menyaksikan pertandingan tenis internasional.

"Marathon menjadi segmen unggulan karena menggabungkan pencapaian personal, kebersamaan komunitas global, dan eksplorasi destinasi dalam satu perjalanan," kata Ricky Hilton, perwakilan Golden Rama.

Memasuki 2026, Golden Rama berencana memperluas portofolio wisata olahraga, termasuk perjalanan golf di Vietnam dan China, partisipasi dalam enam seri SuperHalfs Marathon, serta paket menonton turnamen tenis dunia. Perusahaan menargetkan pertumbuhan dua kali lipat dibandingkan capaian 2025, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap wisata berbasis olahraga.

Dengan prospek yang terus berkembang, wisata olahraga dinilai menjadi pilar baru pariwisata modern. Golden Rama berkomitmen menghadirkan perjalanan yang tidak hanya membawa wisatawan ke destinasi unggulan, tetapi juga memberikan pengalaman yang relevan dengan gaya hidup dan berkesan jangka panjang.

Editor: Gokli