Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Pesan Presiden Prabowo untuk Jaksa, Berani dan Jujur Membela Keadilan Demi Bangsa
Oleh : Redaksi
Jum\'at | 26-12-2025 | 12:08 WIB
pesan-ke-jaksa.jpg Honda-Batam
Presiden Prabowo secara khusus menuliskan pesan moral pada sebuah prasasti sebagai bentuk dukungan dan penguatan semangat bagi jajaran Kejaksaan, saat menghadiri penyerahan laporan capaian Satgas PKH dan penyelamatan keuangan negara tahun 2025 di Gedung Utama Kompleks Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu (24/12/2025). (Foto: Setkab)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan pesan tegas mengenai integritas dan keberanian aparat penegak hukum, khususnya para jaksa, saat menghadiri acara penyerahan laporan capaian Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dan penyelamatan keuangan negara tahun 2025 di Gedung Utama Kompleks Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu (24/12/2025).

Dalam momen tersebut, Presiden Prabowo secara khusus menuliskan pesan moral pada sebuah prasasti sebagai bentuk dukungan dan penguatan semangat bagi jajaran Kejaksaan. Pesan tersebut menegaskan pentingnya keberanian dan kejujuran dalam menegakkan hukum demi kepentingan bangsa dan rakyat.

"Jadilah jaksa yang berani dan jujur membela keadilan demi bangsa dan rakyat Indonesia tercinta!" tulis Presiden Prabowo dalam prasasti tersebut.

Pesan itu sejalan dengan penegasan Presiden dalam sambutannya yang menekankan bahwa aparat penegak hukum memegang peran strategis dalam menjaga kekayaan negara serta memastikan keadilan ditegakkan tanpa pandang bulu. Presiden menegaskan komitmennya untuk memberantas korupsi sejak awal masa kepemimpinannya.

"Begitu saya menerima mandat, saya sudah bertekad untuk melawan korupsi, melawan perampokan kekayaan negara oleh siapa pun dan di mana pun," tegas Presiden Prabowo.

Kepala Negara juga mengakui bahwa upaya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi bukanlah perjuangan yang mudah, karena sarat dengan risiko dan tekanan. Namun, menurutnya, keberanian untuk tetap berpihak pada kebenaran harus dijunjung tinggi demi kepentingan rakyat dan masa depan bangsa.

"Lebih baik kita dipanggil Tuhan membela kebenaran, membela rakyat, dan menyelamatkan masa depan bangsa. Kita mulia, kita terhormat, dan kita menghadap Yang Maha Kuasa dengan penuh keikhlasan," ujar Presiden.

Presiden Prabowo menilai, keberanian dan kejujuran aparat penegak hukum menjadi kunci utama untuk menghentikan kebocoran kekayaan negara akibat praktik korupsi dan penyimpangan yang telah berlangsung lama. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya integritas sebagai fondasi utama dalam setiap penegakan hukum.

Penulisan pesan Presiden dalam prasasti tersebut menjadi simbol dukungan moral sekaligus amanat kepada para jaksa dan seluruh aparat penegak hukum agar tetap teguh menjalankan tugas, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan dan tekanan.

Pesan tersebut sekaligus memperkuat komitmen pemerintah untuk menegakkan hukum secara tegas, adil, dan berpihak pada kepentingan bangsa serta rakyat Indonesia.

Editor: Gokli