Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

YKI Bintan dan RSUD Gelar Seminar Deteksi Dini Kanker Rongga Mulut bagi Dokter Gigi FKTP
Oleh : Harjo
Sabtu | 20-12-2025 | 13:48 WIB
Kanker-Rongga-Mulut.jpg Honda-Batam
Ketua YKI Cabang Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani, saat membuka seminar bertema "Deteksi Dini Kanker Rongga Mulut bagi Dokter Gigi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Kabupaten Bintan", Jumat (19/12/2025). (Foto: Harjo)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kabupaten Bintan bekerja sama dengan RSUD Kabupaten Bintan menggelar seminar bertema "Deteksi Dini Kanker Rongga Mulut bagi Dokter Gigi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Kabupaten Bintan", Jumat (19/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat dan Ekspose RSUD Kabupaten Bintan.

Seminar ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kapasitas dokter gigi yang bertugas di FKTP se-Kabupaten Bintan dalam melakukan deteksi dini kanker rongga mulut sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif penanggulangan kanker.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua YKI Cabang Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa Yayasan Kanker Indonesia merupakan organisasi nirlaba yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan, dengan fokus utama pada upaya penanggulangan kanker melalui program promotif, preventif, dan suportif.

Berdasarkan data hingga tahun 2025, jumlah penyintas kanker di Kabupaten Bintan tercatat sebanyak 94 orang. Jenis kanker yang paling banyak ditemukan antara lain kanker payudara sebanyak 44 orang, kanker serviks 18 orang, kanker tiroid 7 orang, kanker paru 6 orang, leukemia 4 orang, kanker nasofaring 3 orang, kanker kolon 3 orang, serta beberapa jenis kanker lainnya. Meski hingga kini belum ditemukan kasus kanker rongga mulut di Bintan, upaya pencegahan dan deteksi dini tetap menjadi perhatian.

"Kanker rongga mulut perlu menjadi perhatian bersama. Deteksi dini oleh dokter gigi di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama sangat penting agar penanganan tidak terlambat. Dokter gigi di puskesmas merupakan garda terdepan karena berhadapan langsung dengan masyarakat," ujar Hafizha Rahmadhani.

Ia menambahkan, peningkatan kapasitas tenaga medis, khususnya dokter gigi, juga sejalan dengan indikator penilaian kinerja puskesmas. Dengan kemampuan deteksi dini yang optimal, kanker rongga mulut diharapkan dapat ditemukan sejak tahap awal sebelum berkembang ke stadium lanjut.

"Dengan pengetahuan dan keterampilan yang terus diperbarui, kami berharap dokter gigi dapat berperan aktif dalam pencegahan kanker sejak dini," tambahnya.

Lebih lanjut, Hafizha menegaskan bahwa penanggulangan kanker membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, organisasi profesi, lembaga swadaya masyarakat, pihak swasta, hingga dunia usaha. Oleh karena itu, YKI Kabupaten Bintan terus mendorong sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam setiap program yang dijalankan.

Seminar ini diikuti oleh dokter gigi puskesmas se-Kabupaten Bintan dan diharapkan mampu memberikan manfaat nyata dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Menutup sambutannya, Ketua YKI Cabang Kabupaten Bintan berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara optimal di masing-masing fasilitas kesehatan demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Bintan.

Editor: Gokli