Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

K Square Jadi Pusat Aktivitas dan Gaya Hidup Batam Masa Kini
Oleh : Aldy
Sabtu | 20-12-2025 | 12:08 WIB
K-SQUARE_(1).jpg Honda-Batam
Penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, sebagai simbol dimulainya operasional pusat perbelanjaan K Square, Jumat (19/12/2025). (Foto: Aldy)

BATAMTODAY.COM, Batam - Direktur Utama PT Citra Buana Prakarsa, Jimmy Ho, menegaskan bahwa K Square dirancang tidak hanya sebagai pusat perbelanjaan, melainkan sebagai kawasan terpadu yang mendukung aktivitas tinggal, bekerja, bersantai, dan membangun kebersamaan keluarga.

Pernyataan tersebut disampaikan Jimmy Ho saat peresmian K Square oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra di Jalan Jenderal Sudirman, Sukajadi, Jumat (19/12/2025).

"K Square hadir dengan misi menjadi ikon pusat aktivitas dan gaya hidup Batam masa kini. Kami membangun sebuah ekosistem dinamis yang mengintegrasikan akomodasi berkelas dunia, hiburan premium, kuliner, dan ritel dalam satu kawasan berkualitas," ujar Jimmy Ho.

Peresmian K Square ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam sebagai simbol dimulainya operasional pusat perbelanjaan tersebut.

Sebagai bentuk komitmen jangka panjang terhadap pengembangan kawasan, pihak pengembang memastikan kehadiran hotel berbintang internasional di lingkungan K Square. Swiss-Belhotel dan Swiss-Belhotel K Square dijadwalkan mulai beroperasi pada April 2026.

"Ini bukan sekadar langkah bisnis, tetapi merupakan investasi keyakinan kami terhadap masa depan Batam. Kami ingin menghadirkan standar akomodasi internasional dengan sentuhan keramahan khas Indonesia," kata Jimmy.

Untuk meningkatkan konektivitas dan kemudahan akses, K Square juga menyediakan layanan shuttle bus gratis setiap hari yang menghubungkan Swiss-Belhotel Harbour Bay Batam dengan kawasan K Square. "Kami ingin menghubungkan berbagai destinasi dan mengundang masyarakat Batam untuk menikmati pengalaman terbaik di K Square," tambahnya.

Jimmy Ho menyebutkan, K Square didukung sejumlah tenant utama berskala nasional dan internasional, di antaranya jaringan bioskop premium Cinepolis, Gogo Supermarket sebagai mitra ritel, serta tenant dari MAP Group yang menghadirkan berbagai merek fesyen dan gaya hidup ternama. Kehadiran tenant ritel, kuliner, dan hiburan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan gaya hidup masyarakat Batam yang semakin dinamis.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Batam dan BP Batam atas dukungan yang diberikan, serta kepada para mitra, konsultan, kontraktor, desainer, arsitek, dan tenaga kerja yang terlibat dalam pembangunan K Square. "Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi banyak pihak, dan yang terpenting adalah dukungan masyarakat Batam," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyambut positif kehadiran K Square sebagai penggerak baru perekonomian daerah. Ia berharap pusat perbelanjaan tersebut dapat menambah pilihan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan daya tarik Batam sebagai kota perdagangan dan pariwisata.

"Atas nama pribadi, Pemerintah Kota Batam, dan BP Batam, saya mengucapkan selamat atas diresmikannya K Square. Semoga kehadirannya menghadirkan produk berkualitas, kenyamanan bagi masyarakat, serta menjadi ruang aktivitas ekonomi yang positif," kata Amsakar.

Amsakar menegaskan bahwa Batam memiliki potensi besar untuk terus tumbuh dan berkembang, didukung posisi geografis strategis di jalur perdagangan internasional, konektivitas global, serta iklim investasi yang terus diperkuat. "Tidak ada alasan Batam tidak tumbuh dan berkembang. Potensi kita sangat besar," tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sepanjang 2024 Batam dikunjungi sekitar 1,3 juta wisatawan mancanegara dan 2,3 juta wisatawan domestik. Menurutnya, jumlah tersebut menjadi peluang besar bagi pusat perbelanjaan seperti K Square untuk berkembang dan menjadi motor penggerak ekonomi kota.

"Kami optimistis K Square tidak hanya mendorong pertumbuhan sektor perdagangan dan jasa, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan baru serta membantu menekan angka pengangguran di Batam," pungkasnya.

Editor: Gokli