Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Wonderful Indonesia 2025 Guncang Astana, Atraksi Budaya Nusantara Kukuhkan 32 Tahun Diplomasi RI-Kazakhstan
Oleh : Redaksi
Jum\'at | 12-12-2025 | 11:08 WIB
WI-2025-Astana.jpg Honda-Batam
KBRI di Astana menghadirkan pesta budaya

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Astana menghadirkan pesta budaya "Wonderful Indonesia 2025" di Ballroom Hotel Sheraton-Astana, Kazakhstan, pada 5 Desember 2025.

Perayaan ini digelar untuk menandai 32 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Kazakhstan sekaligus memperkuat jembatan persahabatan antarmasyarakat melalui pergelaran seni tradisional dan modern Nusantara.

Acara dibuka dengan Tari Persembahan dari Riau sebagai penghormatan kepada tamu kehormatan, dilanjutkan Tari Betawi dari Jakarta, Wayang Golek Jawa Barat yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda, serta kolaborasi seni Kalimantan berupa Angklung Toel dan Tari Cik Cik Periuk. Tarian Tor Tor Hata Sopisik asal Sumatera Utara turut memeriahkan suasana, diikuti penampilan Pencak Silat oleh atlet Kazakhstan yang merupakan juara nasional dan peraih medali tingkat Asia.

Momen puncak tersaji melalui kolaborasi tari Indonesia-Kazakhstan karya koreografer Agung Saputra dari KBRI Astana. Tarian ini memadukan gerak tradisional kedua negara dengan iringan musik sape dari Indonesia dan dombra khas Kazakhstan, menggambarkan semangat persatuan dan pertukaran budaya.

Grup musik ternama Yasawi dari Almaty turut mempererat suasana persahabatan dengan membawakan kedua lagu kebangsaan Indonesia dan Kazakhstan. Agenda resmi kemudian berlanjut dengan sambutan Duta Besar RI, sambutan tamu kehormatan, serta prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan pembuka rangkaian acara.

Dubes RI untuk Kazakhstan dan Tajikistan, Dr M.Fadjroel Rachman, menyampaikan apresiasi kepada para tamu undangan, termasuk Wakil Menteri Perekonomian Kazakhstan HE. Assan Darbayev. Ia menegaskan bahwa "Wonderful Indonesia 2025" merupakan bagian dari rangkaian peringatan 80 tahun kemerdekaan Indonesia serta upaya mempromosikan kekayaan budaya Nusantara di panggung internasional.

Anggota I BPK RI, Dr Nyoman Adhi Suryadnyana, menilai acara tersebut sebagai pintu diplomasi yang efektif di Kazakhstan, negara dengan tingkat kesejahteraan tinggi di kawasan Eurasia. Ia menilai KBRI Astana telah memaksimalkan pendekatan budaya sebagai bagian dari strategi diplomasi yang memperkuat persaudaraan dan kemakmuran bersama.

Putri Indonesia 1995, Santi Manuhutu Crabtree, yang telah menetap empat tahun di Kazakhstan, turut mengapresiasi acara tersebut. Ia menilai "Wonderful Indonesia 2025" sangat strategis sebagai media promosi Indonesia, terlebih diiringi beragam kuliner Nusantara seperti tumpeng, bakso, sate, hingga dadar gulung.

Peringatan hubungan diplomatik dan 80 tahun kemerdekaan Indonesia ini ditutup dengan flashmob Tabola Bole. Para tamu, seniman, dan seluruh staf KBRI menari bersama, meninggalkan suasana meriah yang menggambarkan eratnya hubungan Indonesia-Kazakhstan.

Editor: Gokli