Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Imbas Banjir Sumatera, Korlantas Susun Skenario Lalin Nataru
Oleh : Redaksi
Minggu | 30-11-2025 | 12:32 WIB
agus-suryonugroho-1743055883170_169_copy_470x250.jpg Honda-Batam
Kepala Korlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM,Jakarta-Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyusun skenario pengaturan lalu lintas imbas rusaknya sejumlah infrastruktur jalan akibat bencana banjir dan longsor yang melanda berbagai daerah di Sumatera.

Kepala Korlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengatakan penyusunan skema lalu lintas ini juga dilakukan berkaitan menjelang masa angkutan periode Natal dan tahun baru (Nataru) 2026.

"Di Sumatera Barat ini juga ada longsor. Di Medan ini ada banjir, menuju ke Aceh, ya. Langkah-langkah ini harus kita persiapkan secara kolaborasi untuk bisa bagaimana cara bertindak update pada saat itu. Tapi skenarionya itu sudah kita rumuskan," kata Agus di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, DIY, Minggu (30/11/2025).

Korlantas Polri, lanjut Agus, juga telah menyusun rencana kontigensi pelaksanaan pengamanan lalu lintas di akhir tahun yang berbarengan potensi cuaca ekstrem. Bukan cuma di Sumatera, tapi di seluruh wilayah yang jadi atensi sepanjang periode angkutan Nataru nanti.

"Karena di bulan Desember-Januari itu ekstrem cuacanya. Tentunya nanti langkah-langkah ketika terjadi bencana, ketika terjadi banjir, itu ada langkah-langkah kontingensi cara bertindak yang sudah kita lakukan," imbuh Agus.

Agus menambahkan, Korlantas Polri mengklasifikasikan pengamanan periode angkutan akhir tahun nanti dalam sejumlah kategori. Meliputi penanganan pada jalan tol, termasuk rest area, kemudian jalan arteri, baik itu jalan kabupaten maupun provinsi, serta jalan-jalan alternatif menuju destinasi wisata.

Korlantas Polri telah memaparkan kerangka strategi pengendalian kamseltibcarlantas ini. Sementara Agus dan jajarannya kini melaksanakan survei jalur dari Jakarta hingga Jawa Tengah dan DIY.

"Mudah-mudahan pengamanan ini juga bisa berjalan dengan baik. Ini sedang kita rencanakan dengan seluruh stakeholder, cara-cara bertindak, termasuk juga barangkali nanti ada lompatan-lompatan arus, baik di jalan tol, baik di jalan arteri, termasuk juga di dalam perkotaan," kata Agus.

"Termasuk juga pengendalian jalur-jalur alternatif dan ke wisata. Ini sedang kita identifikasi untuk mempersiapkan Operasi Natal dan Tahun Baru," pungkasnya.

Banjir bandang merendam puluhan kabupaten dan kota di tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total korban meninggal dunia imbas banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mencapai 303 orang sampai Sabtu (29/11) sore.

Editor: Surya