Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Dua Pebalap Astra Honda Tutup Musim 2025 dengan Prestasi Gemilang di FIM JuniorGP dan European Talent Cup
Oleh : Irwan Hirzal
Jum\'at | 28-11-2025 | 11:48 WIB
2811_pebalap-astra-honda-2025.jpg Honda-Batam
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Veda Ega Pratama dan Muhammad Kiandra Ramadhipa, menutup musim balap internasional 2025 dengan torehan impresif di ajang FIM JuniorGP dan European Talent Cup (ETC). (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Dua pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Veda Ega Pratama dan Muhammad Kiandra Ramadhipa, menutup musim balap internasional 2025 dengan torehan impresif di ajang FIM JuniorGP dan European Talent Cup (ETC), sekaligus mengangkat posisi Indonesia di kancah balap dunia.

Veda Ega Pratama menutup musim di posisi 10 besar klasemen FIM JuniorGP dengan mengantongi 70 poin. Raihan ini mencatatkan rekor baru bagi Astra Honda Racing Team karena Veda berhasil meraih enam kali finis 10 besar secara beruntun --pencapaian yang belum pernah diraih pebalap Indonesia di ajang tersebut. Musim ini juga menandai peningkatan performanya, terlihat dari dua kali start di baris kedua serta kemampuan bersaing di kelompok depan pada sejumlah seri.

Sementara itu, Ramadhipa tampil luar biasa di European Talent Cup (ETC) dengan menempati posisi kelima klasemen akhir melalui raihan 129 poin. Sejak putaran perdana di Portugal, pebalap asal Sleman tersebut langsung mengamankan podium. Konsistensinya berlanjut dengan tampil stabil di posisi tujuh besar pada seri-seri berikutnya.

Momen bersejarah terjadi saat Ramadhipa memenangi race 1 seri Prancis di Sirkuit Magny-Cours, yang menjadi kemenangan perdana bagi dirinya dan Astra Honda di ajang ETC. Puncaknya, pada seri Barcelona awal November, Ramadhipa mengukir kemenangan spektakuler setelah start dari posisi ke-24. Ia menjadi pebalap Indonesia pertama yang menjuarai balapan ETC, sebuah catatan yang membanggakan dunia balap nasional.

Putaran pamungkas musim 2025 berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, pada 22-23 November. Veda tampil kuat dan finis di posisi ke-10 pada race 1, namun harus mengakhiri race 2 lebih cepat akibat insiden. Ramadhipa juga mengalami nasib serupa setelah terjatuh saat bersaing di barisan depan pada balapan terakhirnya di ETC.

Bagi Veda, musim 2025 menjadi fase penting sebelum naik ke level lebih tinggi. Ia mengaku banyak belajar dan bertekad memperbaiki kemampuan jelang debutnya di Moto3 World Championship bersama Honda Team Asia pada 2026.

"Saya sangat berterima kasih kepada Junior Talent Team yang sudah bekerja keras sepanjang tahun. Saya perlu terus belajar mengenai set-up motor dan meningkatkan gaya balap. Terima kasih juga kepada Astra Honda atas kepercayaan dan dukungan sepanjang perjalanan ini," ujar Veda.

Ramadhipa turut menyampaikan rasa syukur atas pencapaiannya sepanjang musim, meski penampilan terakhir belum sesuai harapan. "Saya senang bisa menutup musim ini, meski sedikit kecewa karena terjatuh pada balapan terakhir. Syukurlah saya tidak cedera. Terima kasih kepada tim dan Astra Honda atas dukungan sejak awal. Tahun depan saya akan mempersiapkan diri lebih baik," kata Ramadhipa.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, memberikan apresiasi penuh atas kerja keras kedua pebalap muda tersebut. "Veda dan Ramadhipa memanfaatkan kesempatan yang mereka miliki dengan maksimal. Mereka menunjukkan semangat kompetisi tinggi dan membuktikan bahwa pebalap muda Indonesia mampu bersaing di level internasional. Veda siap melangkah ke Moto3, sementara Ramadhipa terus menunjukkan kemajuan signifikan," ujar Andy.

Penampilan gemilang kedua pebalap ini menegaskan komitmen AHM dalam membina generasi pebalap bertalenta melalui jalur pembinaan yang terstruktur. Dengan semangat Satu Hati Indonesia Juara, AHM terus membuka peluang bagi talenta muda Tanah Air untuk berkompetisi dan mengharumkan nama bangsa di panggung balap dunia.

Editor: Gokli