Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Enam Siswa SMP Wakili Indonesia di IJSO 2025 Rusia, Kemendikdasmen Targetkan Raih Prestasi Dunia
Oleh : Redaksi
Rabu | 26-11-2025 | 14:48 WIB
6-pelajar.jpg Honda-Batam
Talenta muda terbaik Indonesia untuk berlaga di kompetisi sains internasional. (Kemendikdasmen)

BATAMTODAY.COM, Depok - Indonesia kembali mengirimkan talenta muda terbaiknya untuk berlaga di kompetisi sains internasional. Melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), enam siswa SMP resmi diberangkatkan ke ajang International Junior Science Olympiad (IJSO) 2025 yang digelar pada 23 November hingga 2 Desember 2025 di Sochi, Rusia.

Enam pelajar yang menjadi delegasi Indonesia di IJSO 2025 adalah: Howard Valero Hansen (SMP Darma Yudha, Pekanbaru, Riau); Neo Haven Tanuwijaya (SMPK Frater Maumere, Sikka, NTT); Matthew Pranawinata Tarigan (SMP Swasta Permata Bangsa, Binjai, Sumut); Reyno Felix Altair Hidayat (MTsN 3 Banyuwangi, Jawa Timur); Darrel Blessthee Hutagalung (SMPK 2 Penabur, DKI Jakarta); dan Benedict Luvenco Pardi (SMPS Narada, DKI Jakarta)

Kepala Pusat Prestasi Nasional, Maria Veronica Irene Herdjiono, memberikan dukungan penuh kepada para siswa yang akan berkompetisi di tingkat dunia tersebut. "Perjalanan mulai dari OSN hingga ke tahap ini tentu tidak mudah. Adik-adik harus tetap semangat, percaya diri, dan menjaga kesehatan," ujar Irene saat melepas para peserta di Laboratorium Fisika Universitas Indonesia, Jumat (21/11/2025).

Seluruh siswa merupakan pemenang Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang IPA jenjang Pendidikan Dasar yang kemudian diseleksi dan dibina oleh Puspresnas. Mereka akan didampingi oleh para pendamping berpengalaman: Budhy Kurniawan dan Agustino dari Universitas Indonesia, Iriawati dari Institut Teknologi Bandung, serta Yuniaty Ambarsari Setyawati dari Puspresnas.

Budhy Kurniawan menyampaikan bahwa para pelajar telah mengikuti pembinaan intensif dua tahap mencakup teori dan eksperimen. "Kami berupaya memberikan pembinaan optimal. Semoga kerja keras siswa selama pelatihan bisa membuahkan medali. Mohon doa dari masyarakat," ujarnya.

Salah satu peserta, Neo Haven Tanuwijaya dari NTT, mengungkapkan rasa bangganya dipercaya mewakili Indonesia. "Saya sangat bangga bisa mengikuti IJSO. Semoga saya dan teman-teman bisa membawa pulang medali emas," ujarnya dengan optimistis.

Neo juga mengapresiasi pembinaan yang diberikan Kemendikdasmen dan Puspresnas.

Optimisme serupa disampaikan Matthew Pranawinata Tarigan dari Sumatra Utara. "Pembinaan dari Puspresnas memberikan pengetahuan baru yang tidak kami dapatkan di sekolah. Kesempatan ini akan kami manfaatkan sebaik mungkin untuk meraih prestasi terbaik," katanya.

International Junior Science Olympiad (IJSO) merupakan ajang kompetisi sains tingkat dunia bagi siswa SMP dalam bidang Fisika, Kimia, dan Biologi. Delegasi Indonesia kini telah tiba di Sochi dan siap memberikan prestasi terbaik untuk Tanah Air di IJSO 2025.

Editor: Gokli