Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

PT Timah Tingkatkan Kualitas Pendidikan Melalui Program Literasi Guru
Oleh : Freddy
Selasa | 25-11-2025 | 19:28 WIB
Program-Literasi-Guru1.jpg Honda-Batam
PT Timah Gelar Program Literasi Guru dan Program Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Matematika (Gernas Tastaka). (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Pangkalpinang - PT Timah Tbk terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai program pelatihan guna meningkatkan kompetensi dan kualitas guru di wilayah operasional perusahaan.

Salah satunya progam yang dilakukan PT Timah yakni progam Literasi Guru dan Program Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Matematika (Gernas Tastaka).

PT Timah menyadari, guru memiliki peran sentral dalam membentuk generasi masa depan. Karena itu, peningkatan kapasitas pendidik menjadi salah satu fokus perusahaan dalam pilar pendidikan program Corporate Social Responsibility (CSR).

Program Literasi Guru dan Gernas Tastaka merupakan program yang dihadirkan dengan menyasar guru-guru di berbagai jenjang pendidikan di wilayah operasional Perusahaan yang jumlahnya sudah mencapai ratusan guru.

Dalam melaksanakan program Gernas Tastaka, PT Timah berkolaborasi dengan Yayasan Penggerak Indonesia Cerdas dan Dinas Pendidikan di wilayah Operasional Perusahaan. Sedangkan Program Literasi Guru berkolaborasi dengan Komunitas Literasi Sekawan.

Melalui Program Literasi Guru merupakan upaya perusahaan untuk mendorong guru dalam memenuhi standar kompetensi sesuai dengan tuntutan profesi dan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni guna menjaga profesionalitas guru.

Melalui program ini diharapkan dapat berdampak pada peningkatan kinerja guru dalam proses belajar mengajar di kelas dan dapat menginspirasi peserta didik menjadi subjek pembelajar mandiri yang bertanggungjawab, kreatif, dan inovatif sehingga berdampak pada peningkatan kualitas SDM.

Sedangkan melalui program Gernas Tastaka, merupakan upaya PT TIMAH Tbk untuk meningkatkan kualitas pendidikan khususnya di wilayah operasional perusahaan, pada metode pengajaran matematika dasar.

Diki, guru yang telah mengikuti program Literasi Guru mengatakan program Timah Mengajar sangat menarik dan relevan untuk diterapkan di lingkungan sekolah.

"Materinya sangat bermanfaat. Kami mendapatkan wawasan baru tentang cara menulis karya ilmiah populer yang baik dan benar. Ilmu ini akan kami implementasikan di sekolah, baik dalam proses belajar mengajar maupun kepada sesama guru," ujar guru SDN 5 Jebus beberapa waktu lalu.

Hal senada juga disampaikan Helen Moriska, guru SDN 5 Parittiga, menyebutkan bahwa dirinya mendapatkan banyak wawasan baru selama mengikuti program Timah Mengajar.

"Alhamdulillah, kami mendapatkan banyak ilmu literasi. Ke depan, kami berencana menyalurkan karya-karya kami ke media lokal dan nasional. Semoga program ini tidak berhenti sampai di sini, dan bisa menjangkau lebih luas, termasuk ke masyarakat. " jelasnya.

Sedangkan Alias, guru SDN 19 Tempilang, mengaku akan mengimplementasikan materi yang diperoleh kepada siswa-siswinya.

"Awalnya kami belum paham bagaimana menulis karya ilmiah populer. Berkat program ini, kami jadi lebih termotivasi. Harapannya, PT Timah bisa terus memfasilitasi pelatihan serupa di bidang pendidikan lainnya," harapnya.

Demikian juga , Ermawati guru SDN 10 Jebus, mengakui bahwa program ini menjadi wadah untuk meningkatkan kompetensi guru.

"Kami jadi tahu pentingnya menulis karya tulis ilmiah populer. Semoga dari pelatihan ini, kami bisa menyumbangkan opini atau pandangan untuk kemajuan Bangka Barat," katanya," ujarnya.

Editor: Yudha