Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Diguyur Hujan, Upacara Hari Guru di Karimun Berlangsung Khidmat
Oleh : Freddy
Selasa | 25-11-2025 | 18:48 WIB
Hari-Guru-Karimun1.jpg Honda-Batam
Bupati Karimun, Iskandarsyah jadi Inspektur Upacara Hari Guru Nasional tahun 2025. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Karimun - Meskipun diguyur hujan, upacara peringatan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) tetap dilaksanakan dengan penuh khidmat di halaman kantor bupati Karimun, Selasa (25/11/2025).

Bupati Karimun, Iskandarsyah yang bertindak sebagai inspektur upacara membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia dan Sambutan Ketua Umum PB PGRI.

Bupati mengatakan selama setahun kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming, pemerintah telah melakukan langkah-langkah konkrit untuk meningkatkan kualifikasi kompetensi dan kesejahteraan guru.

"Tahun 2025, pemerintah memberikan beasiswa sebesar Rp 3 juta per semester bagi guru yang belum berpendidikan D4 atau S1 untuk melanjutkan melalui program pembelajaran lampau untuk 12.500 guru. Selain itu pemerintah juga memberikan pelatihan-pelatihan, upgrading dan bimbingan konseling untuk guru non konseling dan kompetensi lainnya," ungkapnya.

Sedangkan untuk kesejahteraan guru, pemerintah memberikan tunjangan sertifikasi sebesar Rp 2 juta per bulan untuk guru non ASN dan satu kali gaji pokok untuk Guru ASN dan bagi Guru honorer diberikan honor insentif sebesar Rp 300 ribu perbulan.

"Namun pemerintah menyadari bahwa berbagai tunjangan dan insentif untuk guru belum sebagaimana yang diharapkan tetapi pemerintah berkomitmen untuk berbuat yang lebih baik lagi di tahun 2026," ujar Bupati.

Selain itu tugas administratif guru dikurangi, kewajiban mengajar tidak mutlak 24 jam, guru lebih fokus terhadap tugas utama sebagai pendidik profesional dan meningkatkan kualitas diri, apalagi di era digital ini tugas guru semakin berat, guru harus tampil lebih percaya diri dan berwibawa dihadapan para murid.

"Untuk melindungi para guru, Menteri Pendidikan Dasar dan menengah telah menandatangani nota kesepahaman dengan Kapolri yang isinya adalah menyelesaikan masalah secara damai atau dengan RJ terkait masalah guru dengan murid , orang tua, LSM yang berkaitan dengan tugas mendidik," ujarnya.

Bupati mengimbau masyarakat, orang tua untuk menghargai jerih payah para guru dan jangan hanya menghakimi mereka dengan angka-angka karena sejatinya tanggungjawab yang pertama dan utama adalah orang tua dan keluarga. Kepada para murid belajarlah dengan baik, cintai ayah dan ibu, hormati guru, rukun sesama teman dan cinta tanah air dan bangsa.

"Muliakanlah dirimu dengan memuliakan guru. Ridho dan doa gurumu menentukan masa depan," ucap Bupati Iskandarsyah

Editor: Yudha