Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kemenkop UMKM, BP Batam dan BRI Kolaborasi Perkuat Ekosistem UMKM di Batam
Oleh : Aldy Daeng
Kamis | 13-11-2025 | 13:48 WIB
ferry2.jpg Honda-Batam
Wakil Menteri Koperasi dan UMKM, Helvi Yuvi Moraza, saat berkunjung ke kediaman Deputi Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, di Sekupang, Batam, Rabu (12/11/2025). (Foto: Aldy Daeng)

BATAMTODAY.COM, Batam - Kementerian Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kemenkop UMKM) bersama Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menjalin kolaborasi strategis untuk memperkuat ekosistem pengembangan UMKM di Kota Batam.

Kolaborasi ini difokuskan pada perluasan akses permodalan, peningkatan kapasitas usaha, serta penciptaan peluang investasi bagi pelaku UMKM. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong Batam sebagai pusat pertumbuhan UMKM nasional, dengan memanfaatkan posisi geografisnya yang strategis sebagai kawasan industri, perdagangan, dan logistik internasional.

UMKM sendiri menjadi pilar utama penggerak ekonomi daerah, termasuk di Batam yang kini memiliki 75.575 unit usaha mikro, kecil, dan menengah, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Riau hingga akhir 2024.

Program sinergi tersebut akan dijalankan melalui tiga pilar utama, yaitu:

  1. Akses Permodalan Berkelanjutan, yang akan didukung BRI melalui skema pembiayaan mikro dan kecil serta pendampingan literasi keuangan bagi pelaku usaha.
  2. Peningkatan Kapasitas Usaha, dengan pelatihan kewirausahaan, digitalisasi, dan sertifikasi produk hasil kolaborasi BP Batam dan Kemenkop UMKM.
  3. Peluang Investasi dan Kemitraan Industri, yang difasilitasi BP Batam dengan membuka ruang kolaborasi antara UMKM dan investor potensial, baik domestik maupun asing.

Wakil Menteri Koperasi dan UMKM, Helvi Yuvi Moraza, menegaskan bahwa sinergi ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat daya saing UMKM, khususnya di kawasan strategis seperti Batam.

"UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional. Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan pelaku usaha di Batam memperoleh akses permodalan yang mudah, pendampingan yang berkualitas, dan peluang pasar yang luas --termasuk melalui jaringan investasi di sektor industri dan pariwisata Batam," ujar Helvi saat berkunjung ke kediaman Deputi Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, di Sekupang, Batam, Rabu (12/11/2025).

Sementara itu, Fary Djemy Francis, Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, menegaskan komitmen pihaknya untuk menjadikan UMKM bagian integral dari ekosistem investasi di Batam.

"Kami memastikan setiap arus investasi yang masuk ke Batam memberi dampak langsung bagi pelaku UMKM. Saat ini, BP Batam juga menyiapkan platform inventarisasi aset pengusahaan yang akan mempermudah UMKM memanfaatkan aset-aset produktif milik BP Batam untuk kegiatan produksi, distribusi, maupun kolaborasi usaha," jelas Fary.

Menurut rilis dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan ekspor Batam hingga 10 persen dan memperkuat kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Inisiatif antara Kemenkop UMKM, BP Batam, dan BRI ini diharapkan menjadi model kemitraan ideal dalam membangun ekosistem UMKM yang berdaya saing global, berkelanjutan, dan inklusif, guna mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi daerah yang tangguh dan merata.

Editor: Gokli