Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

OJK dan MAS Perkuat Kerja Sama FinTech, Dorong Ekonomi Digital ASEAN
Oleh : Aldy
Selasa | 11-11-2025 | 13:28 WIB
ojk-mas.jpg Honda-Batam
OJK dan Monetary Authority of Singapore (MAS) memperbarui komitmen kerja sama strategis di bidang teknologi keuangan (FinTech) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang penguatan inovasi dan integrasi keuangan lintas batas, Senin (10/11/2025). (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Singapura - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Monetary Authority of Singapore (MAS) memperbarui komitmen kerja sama strategis di bidang teknologi keuangan (FinTech) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang penguatan inovasi dan integrasi keuangan lintas batas, Senin (10/11/2025).

Penandatanganan yang dilakukan di sela pertemuan bilateral kedua otoritas ini menjadi kelanjutan dari MoU tahun 2018, sekaligus memperluas ruang kolaborasi dalam pengembangan ekosistem keuangan digital, termasuk pemanfaatan aset digital dan kecerdasan buatan (AI) di sektor jasa keuangan.

Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong Indonesia dan Singapura menjadi pusat utama ekonomi digital di kawasan ASEAN, melalui inovasi yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam MoU terbaru tersebut, OJK dan MAS menyepakati sejumlah inisiatif utama, di antaranya pertukaran ide dan praktik terbaik (best practices), penguatan kerja sama antarlembaga keuangan, rujukan perusahaan FinTech potensial untuk regulatory sandbox di kedua negara, serta pertukaran informasi lintas batas bagi perusahaan FinTech yang beroperasi sesuai ketentuan hukum masing-masing negara.

Deputy Managing Director MAS, Leong Sing Chiong, menyatakan bahwa kemitraan antara kedua otoritas telah terjalin kuat dan menjadi bagian penting dalam memperkuat kerja sama keuangan regional. "OJK dan MAS memiliki komitmen yang sama untuk mendorong inovasi dan membangun ekosistem FinTech yang tangguh di kawasan ASEAN. MoU ini menjadi langkah penting dalam memodernisasi kolaborasi FinTech demi mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di kedua negara," ujar Leong.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi, menegaskan bahwa kerja sama ini menandai komitmen OJK terhadap inovasi yang bertanggung jawab, terutama dalam memperkuat sistem keuangan digital yang aman dan berintegritas.

"Melalui kerja sama erat dengan MAS, OJK berkomitmen mendorong keuangan digital lintas batas dengan tetap menjaga perlindungan konsumen, integritas pasar, dan stabilitas keuangan. Kolaborasi ini juga mendukung UMKM, inklusi keuangan, serta pertumbuhan berkelanjutan di Indonesia, Singapura, dan kawasan ASEAN," tutur Hasan.

Ia menambahkan, implementasi MoU akan mencakup uji coba bersama (joint pilot projects), pengembangan teknologi berbasis AI di sektor keuangan, serta penguatan inovasi keuangan berkelanjutan.

Melalui pembaruan MoU ini, OJK dan MAS menegaskan posisi strategis kedua negara sebagai pelopor inovasi keuangan digital di Asia Tenggara. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pelaku industri, memperkuat perlindungan konsumen, serta mempercepat transformasi digital di sektor jasa keuangan.

Editor: Gokli