Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

KKB Yahukimo Lumpuh, Komandan Batalyon Semut Merah Lipet Sobolim Tewas dalam Operasi Damai Cartenz
Oleh : Redaksi
Sabtu | 08-11-2025 | 10:08 WIB
cocor-kkb.jpg Honda-Batam
Satu pimpinan KKB di Yahukimo, Lipet Sobolim alias Cocor Sobolim alias Junior Bocor Sobolim, sempat dilumpuhkan dalam baku tembak dan dilarikan ke RSUD Dekai, namun dinyatakan meninggal dunia saat tiba di Instalasi Gawat Darurat, Kamis (6/11/2025). (Humas Polri)

BATAMTODAY.COM, Yahukimo - Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz bersama aparat gabungan berhasil menumpas salah satu pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Yahukimo, Lipet Sobolim alias Cocor Sobolim alias Junior Bocor Sobolim, yang dikenal sebagai Komandan Batalyon Semut Merah. Pelaku sempat dilumpuhkan dalam baku tembak dan dilarikan ke RSUD Dekai, namun dinyatakan meninggal dunia saat tiba di Instalasi Gawat Darurat, Kamis (6/11/2025).

Penindakan terhadap Lipet Sobolim berawal dari aksi brutal pembacokan dua warga sipil bernama Bernior Telena (36) dan Soleman Ilu (30) di Jalan Baliem, Jalur 1, Distrik Dekai. Keduanya mengalami luka serius dan segera dilarikan ke RSUD Dekai untuk mendapatkan perawatan medis.

Menindaklanjuti laporan warga, tim gabungan Satgas Damai Cartenz, Polres Yahukimo, dan Brimob Polda Papua segera bergerak cepat melakukan penyisiran. Sekitar pukul 19.55 WIT, aparat berhasil menemukan dan melumpuhkan salah satu pelaku utama yang kemudian diidentifikasi sebagai Lipet Sobolim.

Untuk menghindari penangkapan, Lipet diketahui sempat berganti nama sebanyak tiga kali --dari Lipet Sobolim, Cocor Sobolim, hingga Junior Bocor Sobolim. Berdasarkan catatan aparat, ia dikenal sebagai komandan lapangan KKB Yahukimo dengan rekam jejak panjang dalam berbagai aksi kekerasan bersenjata di wilayah Papua Pegunungan.

Beberapa aksinya antara lain:

  • Penyerangan terhadap pekerja tambang ilegal di Kampung Kawe Mining 63, Distrik Awibom, Pegunungan Bintang (27 Agustus 2023) yang menewaskan dua orang dan melukai lima lainnya.
  • Pembunuhan terhadap pekerja tambang ilegal Anas (27 Desember 2023) di Camp 33, Kampung Kawe, Distrik Awimbom.
  • Pembunuhan terhadap Ariston Kamma (9 April 2025) di Kampung Kawe, Distrik Awibom.

Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa tindakan aparat terhadap Lipet Sobolim merupakan bentuk penegakan hukum tegas dan terukur untuk menjaga stabilitas keamanan di Yahukimo. "Lipet Sobolim adalah komandan KKB yang aktif melakukan aksi kekerasan terhadap masyarakat dan aparat. Penegakan hukum ini penting untuk memastikan masyarakat bisa hidup dengan aman," ujar Brigjen Faizal.

Ia menambahkan, aparat kini meningkatkan kewaspadaan di seluruh pos pengamanan guna mengantisipasi potensi aksi balasan dari kelompok KKB yang masih aktif di wilayah tersebut.

Sementara itu, Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, menjelaskan bahwa keberhasilan operasi ini merupakan hasil koordinasi cepat antara satuan tugas gabungan. "Begitu laporan pembacokan diterima, tim langsung merespons cepat di lapangan. Dalam waktu kurang dari dua jam, pelaku berhasil dilumpuhkan. Ini menunjukkan kesiapsiagaan aparat dalam melindungi masyarakat dari ancaman KKB," ujarnya.

Dua korban pembacokan saat ini dilaporkan dalam kondisi stabil setelah menjalani perawatan medis di RSUD Dekai. Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan akan terus melakukan penegakan hukum terhadap jaringan KKB yang masih aktif di wilayah Yahukimo dan sekitarnya.

"Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan segera melapor jika mengetahui keberadaan kelompok bersenjata. Aparat akan terus hadir menjaga keamanan dan kedamaian di Tanah Papua," tutup Brigjen Faizal Ramadhani.

Editor: Gokli