Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Program Kerja Sama Pemasaran Produk IKM Tanjungpinang, Kolaborasi Kemitraan Bangun Ekonomi Daerah
Oleh : Devi Handiani
Kamis | 06-11-2025 | 17:28 WIB
IKM-TPi1.jpg Honda-Batam
Kerjasama pemasaran produk IKM Kota Tanjungpinang. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang kembali melaksanakan Program Kerja Sama Pemasaran Produk Industri Kecil dan Menengah (IKM) untuk kali kedua, sebagai upaya membangun ekosistem yang kuat antara pelaku usaha lokal dan sektor ritel modern, bertempat di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Kamis (6/11/2025).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, dan diikuti para pelaku IKM dari berbagai sektor yang ada di kota Tanjungpinang.

Dalam sambutannya, Wawako Raja Ariza menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kolaborasi kemitraan ini yang merupakan upaya berkelanjutan dalam memperkuat sektor IKM di daerah. Menurutnya, kemitraan seperti ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah dan dunia usaha dapat berjalan beriringan dalam membangun ekonomi daerah.

"Kita ingin produk-produk IKM Tanjungpinang bisa lebih dikenal luas dan memiliki nilai jual yang kompetitif. Kerja sama pemasaran menjadi langkah penting agar produk lokal Tanjungpinang dapat menembus pasar yang lebih luas. Tentunya dukungan pemerintah juga tidak hanya pada aspek produksi, tetapi juga pada akses pemasaran agar IKM kita semakin maju dan mandiri," ujar Raja Ariza.

Lebih lanjut, Raja Ariza juga menekankan pentingnya inovasi, kualitas produk, dan pemanfaatan teknologi digital dalam strategi pemasaran. Melalui kerja sama pemasaran juga diharapkan produk-produk lokal bisa semakin dikenal, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga di tingkat regional hingga nasional.

Sementara itu, Plt. Sekretaris Disdagin Kota Tanjungpinang, Fransiska Desiani Sirait, menjelaskan kegiatan ini adalah bentuk dukungan pemerintah dalam mendukung pengembangan IKM di kota Tanjungpinang.

"Kemitraan ini bukan hanya sekadar menempatkan produk IKM di rak ritel, tetapi ini tentang memperkuat kualitas produk, membangun kepercayaan konsumen, dan berorientasi pada mutu yang berkelanjutan," jelas Fransiska.

Fransiska juga menyebutkan bahwa melalui kerja sama dengan PT. Indomarco Prismatama (Indomaret) Cabang Batam, program ini membuka peluang bagi produk-produk IKM Tanjungpinang agar dapat menembus jaringan toko ritel modern, bahkan menjangkau pasar yang lebih luas di tingkat regional.

Kolaborasi lintas sektor ini melibatkan pemerintah daerah, pelaku usaha, mitra swasta, mahasiswa, dan akademisi dalam satu ekosistem kemitraan yang saling mendukung, dengan harapan dapat mempercepat transformasi IKM kota Tanjungpinang menuju standar pasar modern, baik dari sisi kemasan, pemasaran, maupun manajemen usaha, agar menjadi fondasi yang kuat bagi tumbuhnya ekosistem ekonomi lokal yang inklusif, berdaya saing dan berkelanjutan.

Editor: Yudha