Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kecelakaan di Jalan Nusantara Bintan Timur, Dua Pemotor Dilarikan ke Rumah Sakit
Oleh : Syajarul Rusydy
Rabu | 22-10-2025 | 09:48 WIB
laka-bintim1.jpg Honda-Batam
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Nusantara Kilometer 22, Kecamatan Bintan Timur, pada Selasa malam (21/10/2025). (Foto: Syajarul Rusydy)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Nusantara Kilometer 22, Kecamatan Bintan Timur, pada Selasa malam (21/10/2025). Dua sepeda motor bertabrakan keras hingga membuat kedua pengendara terkapar di tengah jalan. Kejadian ini sontak menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas di lokasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, salah satu korban merupakan karyawan PT Gandasari. Korban tersebut langsung dievakuasi menggunakan mobil Unit Lantas Polres Bintan menuju RSUD Bintan, sementara satu korban lainnya dibawa dengan ambulans rumah sakit yang sama untuk mendapatkan perawatan intensif.

Seorang warga yang menyaksikan peristiwa itu mengungkapkan, tabrakan terjadi secara tiba-tiba di tengah kondisi jalan yang relatif sepi. "Tiba-tiba terdengar suara benturan keras. Saat kami mendekat, dua motor sudah ringsek dan pengendaranya tergeletak dengan luka-luka," ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.

Sekitar pukul 23.30 WIB, situasi di tempat kejadian sempat hening sebelum suara dentuman keras memecah malam. Tak lama, petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bintan datang ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan mengamankan arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat kerumunan warga.

Seorang pengendara yang melintas, Selamat, mengatakan saat dirinya tiba di lokasi, petugas sudah mengevakuasi korban menggunakan ambulans dan mobil polisi. "Kejadiannya sudah selesai saat saya lewat. Korban langsung dibawa ke rumah sakit," katanya.

Hingga kini, polisi belum menyampaikan detail kronologi dan identitas korban. Saat dikonfirmasi, Kanit Gakkum Satlantas Polres Bintan, Ipda Teddy Sinaga, menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pendataan di tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Editor: Gokli