Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kemenperin Gandeng Jovo Energy, Percepat Investasi Energi Bersih dan Kemandirian Industri Hijau Nasional
Oleh : Redaksi
Rabu | 15-10-2025 | 09:48 WIB
Menperin-Jovo.jpg Honda-Batam
Pertemuan bilateral antara Menperin dan Jiangxi Jovo Energy Co. Ltd, perusahaan energi asal Tiongkok, di Shanghai, Jumat (10/10/2025). (Kemenperin)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kerja sama strategis antara pelaku industri dalam dan luar negeri untuk mempercepat transisi menuju sistem energi bersih, efisien, dan berkelanjutan.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi nasional sekaligus memperkuat daya saing industri hijau Indonesia.

"Transformasi industri menuju energi bersih merupakan keniscayaan. Pemerintah membuka peluang investasi yang menghadirkan inovasi, efisiensi, serta mendukung target pengurangan emisi karbon," ujar Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, di Jakarta, Selasa (14/10/2025).

Pernyataan tersebut disampaikan usai pertemuan bilateral antara Menperin dan Jiangxi Jovo Energy Co. Ltd, perusahaan energi asal Tiongkok, di Shanghai, Jumat (10/10/2025). Pertemuan itu membahas peluang kerja sama pengembangan infrastruktur energi bersih di Indonesia, termasuk sektor gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG).

Menurut Agus, kerja sama dengan Jovo Energy dapat memperkuat ekosistem industri energi nasional yang berdaya saing global. "Potensi distribusi LNG di Indonesia sangat besar. Pemerintah tengah memperluas pemanfaatan LNG untuk kebutuhan domestik dan ekspor. Teknologi ini memungkinkan distribusi energi hingga ke wilayah terpencil melalui kapal atau moda transportasi lain yang efisien," paparnya.

Selain LNG, pemerintah juga membuka peluang investasi di sektor Dimetil Eter (DME) yang dinilai strategis untuk mengurangi ketergantungan impor Liquefied Petroleum Gas (LPG). Kebutuhan domestik terhadap DME diproyeksikan mencapai 11 juta ton per tahun.

"Investasi di bidang DME tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga mendorong transfer teknologi serta peningkatan kemampuan industri dalam negeri," ungkap Agus.

Ia menambahkan, Jovo Energy memiliki keahlian dalam proses gasifikasi yang dibutuhkan untuk memproduksi DME secara efisien dan kompetitif di Indonesia.

Kemenperin menegaskan, kolaborasi investasi yang berfokus pada efisiensi energi dan pengurangan emisi akan menjadi fondasi penting bagi masa depan industri Indonesia. Dengan dukungan kebijakan pemerintah, ketersediaan infrastruktur, serta potensi pasar yang besar, Indonesia siap menjadi mitra utama bagi investor global di sektor energi hijau.

"Melalui kerja sama yang sinergis, kita dapat membangun industri nasional yang produktif, berdaya saing, dan berorientasi pada masa depan energi hijau," pungkas Menperin.

Editor: Gokli


A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/opt/cpanel/ea-php54/root/usr/lib64/php/modules/xsl.so' - /lib64/libxslt.so.1: symbol xmlGenericErrorContext, version LIBXML2_2.4.30 not defined in file libxml2.so.2 with link time reference

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: