Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Karyawan di Mukakuning Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Sebut Tak Ada Tanda Kekerasan
Oleh : Aldy
Sabtu | 11-10-2025 | 12:48 WIB
jasad-karyawan.jpg Honda-Batam
Jasad karyawan Mukakuning saat masih di RS Bhayangkara Batam. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Seorang karyawan di kawasan industri Mukakuning, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, ditemukan tewas dalam posisi tergantung di kamar tempat tinggalnya, Rabu (8/10/2025) sore. Korban berinisial WS, diketahui bekerja di salah satu perusahaan manufaktur di kawasan tersebut.

Kapolsek Sei Beduk, Iptu Alex Yasral, menjelaskan pihaknya menerima laporan pertama sekitar pukul 17.00 WIB. Petugas segera menuju lokasi bersama Unit INAFIS Polresta Barelang untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Setibanya di lokasi, korban ditemukan dalam posisi tergantung menggunakan seutas tali nilon di dalam kamar. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujar Iptu Alex Yasral, Sabtu (11/10/2025).

Kapolsek menambahkan, jenazah korban langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Batam untuk kepentingan visum dan pemeriksaan forensik. "Dari hasil pemeriksaan medis, diketahui bahwa korban meninggal akibat jeratan tali di leher tanpa adanya luka lain yang mengindikasikan kekerasan fisik," jelasnya.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, termasuk rekan kerja dan penghuni kompleks, korban dalam beberapa waktu terakhir terlihat murung dan sering menyendiri. Ia juga sempat mengeluhkan tekanan ekonomi dan masalah pribadi yang cukup berat.

"Dari keterangan saksi, korban memang sedang menghadapi persoalan pribadi. Namun, penyelidikan tetap kami lakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada unsur lain dalam peristiwa ini," tutur Kapolsek Sei Beduk.

Hingga kini, polisi telah memeriksa sedikitnya tujuh orang saksi, termasuk seorang wanita yang diketahui memiliki hubungan dekat dengan korban. Sementara itu, pihak keluarga telah dihubungi dan menyatakan menerima hasil penyelidikan kepolisian.

Kapolsek juga mengapresiasi respon cepat petugas keamanan kawasan industri yang segera melaporkan kejadian tersebut dan menjaga lokasi agar tetap steril hingga polisi tiba. "Kami telah berkoordinasi dengan pengelola kawasan serta perusahaan tempat korban bekerja untuk menjaga situasi tetap kondusif. Aktivitas industri di Mukakuning tetap berjalan normal," ujarnya.

Kapolsek Alex Yasral mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi mental orang di sekitar mereka. Ia menegaskan setiap masalah hidup sebaiknya diselesaikan dengan cara terbuka, bukan dengan tindakan yang merugikan diri sendiri.

"Bagi siapa pun yang mengalami tekanan psikologis atau memiliki keinginan untuk mengakhiri hidup, segera hubungi layanan darurat atau lembaga konseling terdekat untuk mendapatkan bantuan profesional," tegasnya.

Kasus ini masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Sei Beduk. Polisi terus mengumpulkan informasi tambahan dari saksi dan lingkungan sekitar guna memastikan penyebab pasti di balik tewasnya korban.

Editor: Gokli