Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kapolri dan Kepolisian Rwanda Teken MoU, Perkuat Kerja Sama Pemberantasan Kejahatan Lintas Negara
Oleh : Redaksi
Rabu | 08-10-2025 | 09:08 WIB
Polri-Rwanda.jpg Honda-Batam
Penandatanganan MoU antara Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Kepolisian Rwanda, Inspektur Jenderal Polisi (IGP) Felix Namuhoranye, di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Senin (6/10/2025). (Foto: Humas Polri)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Polri dan Rwanda National Police (RNP) resmi memperkuat hubungan bilateral di bidang penegakan hukum. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Kepolisian Rwanda, Inspektur Jenderal Polisi (IGP) Felix Namuhoranye, di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Senin (6/10/2025).

Penandatanganan tersebut turut disaksikan Duta Besar Rwanda untuk Indonesia, Sheikh Abdul Karim Harerimana, dan menjadi tonggak baru kerja sama kepolisian kedua negara dalam upaya memberantas kejahatan terorganisir lintas negara.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan kerja sama ini mencakup berbagai aspek strategis, mulai dari pertukaran informasi dan keahlian, pelatihan bersama, hingga pengembangan kapasitas sumber daya manusia di bidang kepolisian.

"Kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kemampuan kepolisian kedua negara dalam menghadapi tantangan keamanan global yang semakin kompleks," ujar Sigit.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan RNP diharapkan dapat memperkuat jaringan kerja sama internasional dalam menanggulangi berbagai bentuk kejahatan lintas batas, termasuk terorisme, perdagangan manusia, serta penyelundupan narkoba dan senjata.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Rwanda, IGP Felix Namuhoranye, menyambut baik kemitraan strategis tersebut. Menurutnya, kerja sama dengan Polri akan membuka peluang bagi pertukaran pengalaman dan inovasi dalam penguatan institusi kepolisian.

"Kami mengapresiasi sambutan hangat dari Polri. MoU ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tingkat global," ujar Felix.

Selain menghadiri penandatanganan MoU, IGP Felix melakukan kunjungan kerja selama empat hari di Indonesia. Dalam agenda tersebut, ia meninjau Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan berdialog dengan lebih dari 300 personel Polri yang sedang menempuh pendidikan di institusi tersebut.

Kerja sama ini sekaligus mencerminkan komitmen kedua negara dalam memperkuat hubungan bilateral, meningkatkan profesionalisme kepolisian, dan memperkokoh kontribusi terhadap perdamaian serta keamanan internasional.

Editor: Gokli