Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

MotoGP Mandalika 2025 Dongkrak Ekonomi NTB: Hotel Penuh, Penerbangan Melonjak, UMKM Panen Berkah
Oleh : Aldy Daeng
Minggu | 05-10-2025 | 13:08 WIB
MoToGP_mandalika.jpg Honda-Batam
ertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Internasional Mandalika terbukti menjadi lokomotif baru penggerak ekonomi dan pariwisata di Nusa Tenggara Barat (Foto: istimewa)

BATAMTODAY.COM, Lombok-Bukan sekadar ajang balap motor kelas dunia, Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Internasional Mandalika terbukti menjadi lokomotif baru penggerak ekonomi dan pariwisata di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dengan tingkat okupansi hotel yang menembus 100 persen dan lonjakan penerbangan menuju Lombok, perhelatan ini memperlihatkan bagaimana olahraga bisa menjadi motor pemulihan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut data Dinas Pariwisata NTB, rata-rata tingkat hunian hotel di Pulau Lombok selama pekan balapan mencapai 93%, dengan kawasan The Mandalika tercatat penuh 100%. Bahkan, Kota Mataram sebagai alternatif akomodasi juga mencatat okupansi tinggi hingga 90 persen.

"Ini menjadi salah satu penyelenggaraan dengan dampak ekonomi terbesar sejak Mandalika menjadi tuan rumah," ujar salah satu pejabat pariwisata NTB.

Tidak hanya sektor perhotelan, lonjakan wisatawan juga mendorong maskapai untuk menambah 44 penerbangan ekstra menuju Lombok.

Garuda Indonesia menyumbang 18 penerbangan tambahan, diikuti Citilink (10), AirAsia (8), Wings Air (6), dan Pelita Air (2).

Lonjakan ini menunjukkan tingginya daya tarik Mandalika sebagai destinasi sport tourism yang mulai sejajar dengan sirkuit-sirkuit internasional lainnya.

Dampak ekonomi paling nyata terasa di sektor UMKM dan ekonomi kreatif lokal. Warung makan, penyedia jasa transportasi lokal, pedagang suvenir, hingga pelaku seni budaya turut merasakan peningkatan pendapatan signifikan.

Atraksi budaya dan kuliner khas yang disuguhkan selama rangkaian MotoGP menjadi magnet tambahan bagi ribuan penonton dari dalam dan luar negeri.

Maya Watono, Direktur Utama InJourney, menyebut penyelenggaraan tahun ini sebagai yang terbaik sejak pertama kali digelar.

"MotoGP bukan hanya soal balap motor. Ini adalah panggung untuk pariwisata, budaya, dan ekonomi lokal. Kami bangga bisa mendorong pertumbuhan nyata bagi masyarakat NTB," ucap Maya, Minggu (5/10/2025)

Sementara itu, Troy Warokka, Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, menyatakan bahwa keberhasilan tahun ini adalah hasil kerja kolaboratif banyak pihak, dari pemerintah pusat hingga masyarakat lokal.

"Homologasi Grade A dari FIM kembali diraih tahun ini, menegaskan bahwa Mandalika sudah sejajar dengan sirkuit ikonik dunia. Tapi lebih dari itu, ini tentang memberi manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Dengan positioning sebagai ajang sportstainment bertaraf global, Mandalika kini tidak hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga kekuatan agenda internasional untuk membangun identitas sebagai pusat sport tourism Indonesia.

Keberhasilan tahun ini menjadi bukti bahwa penggabungan olahraga, budaya, dan pariwisata dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara nyata -sebuah model yang patut dijadikan contoh untuk pengembangan destinasi lainnya di Indonesia.

Editor: Surya